Perbuatan Licik

0
1,012 views

“Hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka.” (Hos 10, 2)

MENJELANG Lebaran, harga daging semakin mahal. Dan dalam situasi seperti ini masih ada orang yang berbuat licik, yakni dengan menjual daging sapi yang dioplos dengan daging babi hutan. Perbuatan tersebut akhirnya ketahuan seorang pembeli. Penjualnya telah diamankan oleh pihak yang berwajib.

Perbuatan licik tentu tidak hanya terbatas pada penjualan daging, tetapi juga bisa terjadi dalam perbuatan lainnya. Orang bisa melakukan perbuatan atau permainan liciknya dimana saja dan kapan saja ada peluang atau kesempatan.

Akhir-akhir ini banyak perbuatan licik yang mulai terbongkar: perbuatan licik yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, penyusunan anggaran, penggunaan dana, penyelesaian perkara serta perbuatan licik lainnya. Banyak kasus mulai terbongkar satu per satu oleh lembaga pemberantasan korupsi atau penggiat anti korupsi. Banyak orang yang licik harus menanggung akibat dari perbuatannya, yakni ditangkap pihak berwajib dan menjalani kurungan.

Apapun kasusnya, perbuatan atau permainan licik merupakan sesuatu yang jahat. Orang licik mempunyai pikiran dan kehendak buruk dan culas, sehingga menelurkan sikap curang atau perbuatan jahat, yang merugikan banyak orang. Orang licik berorientasi pada kepentingan diri dan mencari untung untuk diri sendiri.

Tuhan pasti tidak akan menutup mata terhadap orang-orang licik. Sekalipun mereka bisa mengelabuhi sesamanya, mereka tidak akan mampu mengelabuhi Tuhan. Pada saatnya, orang-orang licik akan menanggung akibat dari perbuatannya.

Sejauh mana pikiran dan kehendak yang licik meguasai diriku?

Teman-teman selamat siang. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here