Percaya Kepada Tuhan

0
196 views
Percaya Pada-Nya Untuk Hidup Kekal Barang siapa percaya pada Anak Allah memiliki hidup kekal, by Vatican News.


NABI Elia yang mewartakan bahwa tidak akan turun hujan di tanah Israel ikut mengalami akibat kekeringan itu (1 Raj 17: 7). Atas perintah Tuhan, dia pergi ke Sarfat, di tanah Sidon (1 Raj 17: 9).

Daerah itu termasuk wilayah kafir, yaitu tempat asal usul Isebel, isteri raja Ahab, yang mengajak bangsa Israel menyembah Dewa Baal.

Mengapa Elia justru harus ke sana dan meminta pertolongan dari seorang janda negeri kafir? (1 Raj 17: 10-11). Inilah jalan yang Tuhan pilih baginya.

Nabi Elia harus percaya kepada Tuhan yang menggunakan seorang janda miskin dari negeri kafir (1 Raj 17: 12). Kepadanya Elia diutus untuk mengatakan supaya dia percaya kepada Tuhan yang akan memenuhi kebutuhannya (1 Raj 17: 14).

Kisah ini menunjukkan dua orang (Elia dan janda) yang percaya kepada Tuhan ketika berada dalam kekurangan. Allah memenuhi kebutuhan nabi-Nya dan orang yang menolongnya.

Karena mau berbagi, janda miskin dan anaknya itu justru diberi jauh lebih banyak oleh Tuhan (1 Raj 17: 16). Dia diselamatkan karena percaya kepada Tuhan.

Berada dalam kekurangan, orang sering takut berbagi. Namun, bila dalam iman akan Tuhan dia mau berbagi, Tuhan akan mencukupkan kebutuhannya. Banyak contoh kita temukan.

Di banyak negara, orang Kristen termasuk minoritas. Kondisi ekonominya pun tidak semua berkelebihan.

Namun, Gereja mengajak mereka untuk membantu sesamanya. Di sanalah tampak sikap percaya kepada Tuhan yang memenuhi kebutuhan mereka.

Dengan cara itulah mereka memenuhi yang diajarkan Yesus. Bahwa mereka adalah garam dan terang dunia (Mat 5: 13-16).

Garam tidak harus banyak dan terang tidak harus selalu berbinar-binar. Yang sedikit dapat bermanfaat ketika dibagikan dalam semangat percaya kepada Tuhan.

Selasa, 7 Juni 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here