Percik Firman: Panggilan Kemuridan

0
123 views

Jumat Pertama, 5 Agustus 2022

Devosi Hati Kudus Yesus

Bacaan Injil: Mat 16:24-28 

Saudari/a ku ytk.,

BEBERAPA bulan menjelang tahun ajaran baru, biasanya ada aneka informasi tentang pendaftaran siswa atau mahasiswa baru. Di sana ada syarat-syarat pendaftaran atau tes masuk. Ada syarat administratif dan non administratif untuk diterima menjadi siswa di sekolah itu atau mahasiswa di kampus itu. 

Bacaan Injil pada hari Jumat Pertama hari ini menguraikan tentang panggilan kemuridan. Tidak mudah untuk menjadi murid atau pengikut Yesus. Ada 3 syarat yang disampaikan Yesus untuk menjadi murid-Nya, yaitu: menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikuti Yesus.  

Apa arti ketiga syarat tersebut? Menyangkal diri adalah menempatkan kebenaran dan kehendak Allah lebih tinggi daripada keinginan pribadi. Menyangkal diri berarti menyangkal keinginan daging kita, baik ego, ambisi, pikiran, perasaan maupun kehendak diri sendiri. Lalu orang bertekad melakukan apa yang Tuhan Yesus kehendaki. Penyangkalan diri melibatkan pertobatan yang terus-menerus, karena penyangkalan diri melibatkan kerendahan hati – yang menjadi dasar dari pertobatan dan spiritualitas Katolik. 

Memikul salib berarti mau menderita bagi Kristus dan siap memanggul salib kita masing-masing, bukan salibnya Yesus lho. Menderita di sini bisa berupa diperlakukan tidak adil, dibenci, dikucilkan, diintimidasi oleh orang lain karena status kita sebagai pengikut Kristus. 

Mengikuti Yesus artinya taat melakukan firman Tuhan dan sehati sepikir dengan Yesus. Yesus pernah bersabda, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.” Saat kita taat melakukan firmanNya, kita sedang melangkah menuju standar seperti Yesus.  Pada saat kita berkomitmen untuk menjadi murid Yesus, kita sedang belajar untuk berpikir, sehati, berperasaan, dan berkehendak seperti Tuhan Yesus. 

Yesus sangat mengasihi kita. Hati Yesus yang mahakudus selalu tercurah dan peduli pada kita. Semoga kita dapat menimba inspirasi dan kekuatan dari Hati kudus Yesus untuk bisa setia menjadi murid-Nya.

Pertanyaan refleksinya, apa yang sudah Anda sangkal untuk menjadi murid Yesus selama ini? Apa saja wujud salib yang Anda panggul selama ini? Hati kudus Yesus, kasihanilah kami.

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari BuJang Semar (Bumi Jangli Semarang).# Y. Gunawan, Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here