Percik Katekese : Menjadi Rasul Kerahiman Ilahi 

0
344 views

TAHUKAH Anda bahwa Pesta Santa Faustina dirayakan setiap tanggal 5 Oktober? Santa Maria Faustina Kowalska (1905-1938) dikenal sebagai Rasul Kerahiman Ilahi. 

Saya bersyukur mulai mendoakan doa Koronka Kerahiman Ilahi ini sejak awal tahun 2000 kala masih di Seminari Mertoyudan. Dan berlanjut sampai sekarang menjadi doa devosi pribadi yang bisa saya doakan setiap hari, dapat meneguhkan hidup panggilan, dan mewarnai hidup imamat saya. 

Pada tahun 1934, St Faustina mulai menulis buku catatan harian dalam ketaatan pada pembimbing rohaninya, dan juga pada Tuhan Yesus Sendiri. 

Selama empat tahun ia mencatat wahyu-wahyu ilahi, pengalaman-pengalaman mistik, juga pikiran-pikiran dari lubuk hatinya sendiri, pemahaman serta doa-doanya. Hasilnya adalah suatu buku catatan harian setebal 600 halaman, yang dalam bahasa sederhana mengulang serta menjelaskan kisah kasih Injil Allah bagi umatnya. 

Di atas segalanya, ia menekankan pentingnya kepercayaan pada tindak kasih-Nya dalam segala segi kehidupan kita. Buku itu menunjukkan suatu contoh luar biasa bagaimana menanggapi belas kasih Allah dan mewujud-nyatakannya kepada sesama. 

Di kemudian hari, ketika tulisan-tulisan St. Faustina diperiksa, para ilmuwan dan juga para teolog terheran-heran bahwa seorang biarawati sederhana dengan pendidikan formal yang amat minim dapat menulis begitu jelas serta terperinci. Mereka memaklumkan bahwa tulisan St. Faustina sepenuhnya benar secara teologis, dan tulisannya itu setara dengan karya-karya tulis para mistikus besar. 

Devosinya yang istimewa kepada Santa Perawan Maria Tak Bercela, kepada Sakramen Ekaristi dan Sakramen Tobat memberi St. Faustina kekuatan untuk menanggung segala penderitaannya sebagai suatu persembahan kepada Tuhan atas nama Gereja dan mereka yang memiliki kepentingan khusus, teristimewa para pendosa berat dan mereka yang di ambang maut. 

St. Maria Faustina Kowalska menulis dan menderita diam-diam. Hanya pembimbing rohani dan beberapa superior saja yang mengetahui bahwa suatu yang istimewa tengah terjadi dalam hidupnya. Setelah wafat St. Faustina, bahkan teman-temannya yang terdekat terperanjat mengetahui betapa besar penderitaan dan betapa dalam pengalaman-pengalaman mistik yang dianugerahkan kepada saudari mereka ini, yang senantiasa penuh sukacita dan bersahaja. 

Pesan Kerahiman Ilahi yang diterima St. Faustina sekarang telah tersebar luas ke segenap penjuru dunia. Buku catatan hariannya, “Kerahiman Ilahi Dalam Jiwaku” menjadi buku pegangan bagi Devosi Kerahiman Ilahi. St Faustina sendiri tak akan terkejut mengenai hal ini, sebab telah dikatakan kepadanya bahwa pesan kerahiman ilahi akan tersebar luas melalui tulisan-tulisan tangannya demi keselamatan jiwa-jiwa. 

Dalam suatu pernyataan nubuat yang ditulisnya, St Faustina memaklumkan: “Aku merasa yakin bahwa misiku tidak akan berakhir sesudah kematianku, melainkan akan dimulai. Wahai jiwa-jiwa yang bimbang, aku akan menyingkapkan bagi kalian selubung surga guna meyakinkan kalian akan kebajikan Allah” (Buku Catatan Harian, 281) 

St. Maria Faustina Kowalska dari Sakramen Mahakudus, rasul kerahiman ilahi, wafat pada tanggal 5 Oktober 1938 di Krakow. Ia wafat dalam usia 33 tahun karena penyakit TBC yang dideritanya. 

Jenasahnya mula-mula dimakamkan di pekuburan biara, lalu dipindahkan ke sebuah kapel yang dibangun khusus di biara. Pada tahun 1967, dengan dekrit Kardinal Karol Wojtyla, Uskup Agung Krakow, kapel tersebut dijadikan Sanctuarium reliqui Abdi Allah Sr Faustina Kowalska. 

Saya bersyukur diberi kesempatan pernah berziarah ke makam St Faustina tahun 2019. Anugerah yang istimewa.

Pada Pesta Kerahiman Ilahi tanggal 18 April 1993, Sr Faustina dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II dan pada Pesta Kerahiman Ilahi tanggal 30 April 2000 dikanonisasi oleh paus yang sama. Pesta Santa Faustina dirayakan setiap tanggal 5 Oktober. Santa Maria Faustina, doakanlah kami agar mampu menjadi rasul-rasul Kerahiman Ilahi zaman ini. # 

Sumber: Sebagian besar disarikan dari YESAYA: www.indocell.net/yesaya

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here