Perkataan-Ku Tidak Akan Berlalu

0
369 views
Ilustrasi - Kekuatan sabda (Sawyers)

Jumat, 25 November 2022

  • Why. 20:1-4,11 – 21:2.
  • Mzm. 84:3,4,5-6a,8a.
  • Luk. 21:29-33.

SEORANG sahabat dalam suatu kesempatan menyampaikan bahwa dia tidak bisa melihat kejelekan lagi dari teman yang telah meninggal.

Rasanya ketika melihat jazad terbujur kaku yang muncul diingatan hanyalah peristiwa indah yang pernah terjadi di antara mereka.

Salah paham dan semua kekecewaan yang pernah ada dan terjadi seakan sirna.

Kematian akan memisahkan kita namun kenangan baik apalagi jasa dan kebaikan yang pernah ada selalu akan dikenang.

Dalam konteks yang lain bisa kita sadari bahwa tubuh kita ini akan berlalu, tetapi sabda Tuhan yang kita hidupi akan tetap ada meski kita sudah mati.

Warisan iman dan kebijaksanaan yang kita hidupi akan selalu bisa dikenang dan berharga.

Hidup yang baik akan membawa kenangan yang baik.

Sementara hidup yang tidak baik akan membawa kenangan yang tidak baik, bahkan dilupakan.

“Saya pernah beberapa kali bentrok dengan almarhum, saat itu saya benar-benar kecewa namun kini saya tahu alasan yang mulia dari sikap gotot dan kerasnya,” kata sahabatku itu.

“Dia punya nilai yang ingin selalu diperjuangkan, sebuah nilai keadilan dan kemanusiaan, meski banyak ditentang, dia tetap konsekwen dan pantang mundur,” ujarnya.

“Meski kini dia sudah tiada namun semangat dan perjuangannya akan tetap dikenang dan hidup di hati banyak orang,” lanjutnya.

Dalam bacaan Injil hari ini kita dengar demikian,

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi.

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

Sabda Tuhan ini menjadi menjadi warta gembira bagi kita untuk tetap bertekun.

Sabda-Nya tetap berlaku sampai kapan pun, padahal hidup Tuhan Yesus hanya beberapa tahun.

Namun apa yang menjadi kebijaksanaan-Nya kita kenal dan kita hidupi sampai saat ini.

Ketekutan dan kesetiaan itu akan membawa warisan yang berharga dari setiap orang.

Tubuh dan tugas kita akan berakhir, tetapi warisan iman kebijaksanaan akan tetap berlangsung meski kita sudah tiada.

Bagaimana dengan diriku?

Warisan imam seperti apakah yang aku berikan pada generasi setelah diriku?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here