Perkawinan Katolik Berpayung Kitab Hukum Kanonik (2)

4
3,411 views

cover resensi khk 2DUA orang yang ingin menikah memerlukan sebuah panduan praktis dan sederhana untuk menyiapkan segala sesuatunya. Dalam Gereja katolik, ada seabrek administrasi yang perlu disiapkan oleh kedua calon mempelai. Atau bila seseorang ingin membereskan perkawinannya yang disinyalir tidak beres, maka ia butuh sebuah panduan yang memberi gambaran jelas apa-apa saja yang perlu ia siapkan. Atau seorang Katolik ingin menikah dengan calonnya yang berasal dari agama lain, tetapi calonnya tidak mau menjadi katolik, ia pun perlu sebuah pedoman jelas agar penikahannya sah dalam kacamata Katolik. Atau masih banyak lagi masalah yang berkembang di antara umat. Karena pengetahuannya terbatas, mereka sering bingung dan tidak tahu jalan yang harus ditempuh untuk mengatasi permasalahan perkawinannya. Bahkan ada yang “ngawur” dengan cara mengambil cara sendiri yang ujung-ujungnya malah semakin  tersesat. Atas fenomena ini, buku “Tanya Jawab Seputar Kitab Hukum Kanonik jilid-2” ini hadir.

Buku tipis dan sederhana ini berisi contoh-contoh permasalahan yang sering terjadi dalam perkawinan. Contoh-contoh yang ditampilkan  dalam buku ini sekaligus disertai dengan pembahasannya. Penulis sengaja tidak menggunakan kata “penyelesaian”, tetapi “pembahasan” karena sebuah masalah perkawinan belum tentu dapat diselesaikan karena terbentur dengan suatu aturan hukum. Dengan kata “pembahasan”, penulis ingin menunjukkan bagaiman situasi konkret perkawinan dihadapkan dengan norma hukum yang berlaku, bagaimana dibahas; dan bagaimana masalah tersebut diselesaikan jika memang mungkin diselesaikan.

Contoh-contoh yang diambil dan ditulis dalam buku ini diperoleh selama waktu kuliah di Universitas Gregoriana Roma (2005-2008) dan ketika mengambil Kursus Spesialisasi Yurisprudensi Sacra Rota Romana di universitas yang sama (2008-2009), atau pun ketika penulis memberikan beberapa sarasehan dan kursus mengenai perkawinan. Tentu saja seluruh nama entah itu nama orang, nama paroki, nama kota adalah fiksi belaka. Contoh-contoh tersebut masih dapat berkembang dan akan disampaikan dalam buku selanjutnya. Dalam buku Tanya Jawab Seputar Kitab Hukum Kanonik – Jilid 2 ini, penulis lebih memfokuskan pada contoh-contoh peristiwa yang terjadi sebelum berlangsungnya suatu perkawinan: administrasi perkawinan, kursus persiapan perkawinan, penyelidikan kanonik, pengumuman perkawinan, dan pemilihan tempat perkawinan. Sedikit banyak juga sudah disinggung contoh-contoh seputar perkawinan beda agama, perkawinan beda gereja serta halangan-halangan nikah.

Harapannya semoga lewat contoh-contoh yang disampaikan, para pembaca dapat semakin memahami seluk-beluk hukum perkawinan. Tidaklah cukup hanya memahami teori saja; pemahaman suatu teori akan lebih sempurna jika dapat diterapkan ke dalam situasi  konkret dan real. Semoga buku ini berguna.

 

Identitas Buku:

Judul Buku : Tanya Jawab Seputar Kitab Hukum Kanonik jilid 2

Penulis        : Silvester Susianto Budi, MSF

Tebal           :  92 halaman

Penerbit     : Penerbit-Percetakan Pohon Cahaya

Cetakan      : Pertama, Maret 2013

ISBN             : 978-602-9485-84-4

4 COMMENTS

  1. Mohon info: bagaimana cara emdapatkan buku “TANYA JAWAB SEPUTAR HUKUM KANONIK?Saya berminat untuk membelinya.
    Rgds,
    Laurensia

  2. saya sudah membeli buku ini. Buku ini lain daripada buku yang lain, karena berisi kisah-kisah nyata seputar perkawinan, khususnya kejadian kejadian menjelang perkawinan. “Pemahaman tentang hukum perkawinan akan semakin sempurna jika dapat diterapkan pada kejadian konkret”. Itu kata penulis!!! Profisiat.

  3. Buku tanya jawab kitab hukum kanonik jilid 1 dan jilid 2 bisa dibeli di toko-toko paroki, atau bisa langsung kontak ke penerbit buku tersebut yakni penerbit pohon cahaya yogyakarta. Harganya hanya Rp 20.000,- per eksemplar. tks

Leave a Reply to Erni Sulistyawati Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here