Presidium Maria Bunda Berbelas Kasih di Malang

0
119 views
Presidium Legio Maria MBBK di Paroki Katedral Malang. (Laurensius Suryono)

INSPIRASI dari reportase di bawah ini berasal dari laporan Sesawi.Net yang berjudul Anggota Legio Mariae: Kalau Sudah Mencintai, Sulit Melepaskan.

Di dalam ruangan serbaguna di belakang Kapel Santo Bonifasius Paroki Katedral Malang untuk pertama kalinya beberapa orang mengikuti doa dan rapat. Biasa dikenal dengan Rapat Presidium. Rapat dipandu oleh anggota Senatus dari Paroki Santo Andreas Tidar: Bu Moerhajati dan Bu Erum.

Mengapa demikian, karena Presidium yang baru dibentuk ini beranggotakan mereka yang belum mempunyai pengalaman dalam rapat-rapat Presidium.

Penulis yang juga hadir dalam rapat ini mencatat kegiatannya: Doa Rosari, kenalan para anggota, mengenal benda-benda di atas meja altar, penjelasan bahwa rapat dilaksanakan setiap pekan sekali, tugas-tugas para pengurus, pembagian tugas anggota dalam sepekan ke depan, Doa Catena, serta Doa Penutup.

“Saat ini lebih tepat kalau dikatakan Pra Presidium. Sambil melihat ketekunan para anggota dalam rapat-rapat setiap pekannya. Kehadiran yang ajeg dari anggota dan pelaksanaan tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh anggota selama tiga bulan ke depan,” demikian disampaikan oleh anggota Senatus.

“Semoga tiga bulan lagi dapat diresmikan sebagai Presidium Maria Bunda Berbelas Kasih,” imbuhnya, seraya berharap adanya anggota-anggota baru yang bergabung.

Pada rapat pertama ini, taplak putih, patung Bunda Maria, vexilum dan dua lilin dibawakan oleh anggota senatus, dua buah  vas bunga sederhana merangkai sendiri. Semua ini terjadi pada Kamis, 1 Februari 2024, mulai pukul 16.00 WIB

Para ibu anggota Legio Mariae Presidium Maria Bunda Berbelas Kasih di Paroki Katedral Malang. (Laurensius Suryono)

Peran Pastor SMM

Inisiatif terbentuknya Presidium datang dari Pastor Gregorius Pasi SMM. Ia menghubungi seorang ibu dari umat lingkungan Santo Bonifasius. Dikatakan bahwa baik kalau ada sebuah Presidium baru yang berkegiatan di Kapel Santo Bonifasius dan Lingkungan Santo Bonifasius serta Lingkungan Santa Maria Magdalena. 

Pastor Goris SMM, demikian biasa dipanggil, menindaklanjuti dengan hadir dalam pertemuan ibu-ibu Wanita Katolik Ranting Landungsari Wilayah X di Kapel Santo Bonifasius pada Minggu, 14 Januari 2024.

Gayung pun bersambut.  Ada lima ibu yang menyatakan diri bergabung dalam presidium ini serta ditambah dua anak remaja. Ibu-ibu yang lain masih pikir-pikir untuk bergabung, yang lain lagi sudah takut duluan dengan tugas-tugas yang mungkin harus dan akan dilaksanakan.

Pada saat itu juga, Pastor Goris SMM menunjuk salah satu dari kelima ibu yang bergabung yaitu Ibu Fransisca sebagai Ketua Presidium. Ia sekaligus memberi nama Presidium Maria Bunda Berbelas Kasih.

Untuk diketahui Biara Montfortan di Malang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Kapel Santo Bonifasius sehingga antara umat kapel dengan Biarawan Montfortan sudah saling mengenal.

Ditambah lagi para Pastor Montfortan ada jadwal rutin asistensi imam di Kapel Santo Bonifasius Landungsari dan Kapel Santo Yakobus Sengkaling. Kedua kapel ini berada dalam reksa pastoral Paroki SPMGK Katedral Malang.

Sidang Legio Marie di Paroki Katedral Malang. (Laurensius Suryono)

Legio Mariae di Paroki Katedral Malang

Dari data yang dihimpun oleh Seksi Orka, pada Paroki Katedral Malang sudah ada Legio Mariae:

  1. Presidium Annunciata.
  2. Presidium Rumah Kencana.
  3. Presidium Maria Tak Bernoda.
  4. Presidium Bintang Timur.
  5. Presidium Mater Spei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here