Puncta 02.08.18. Matius 13:47-53: Pukat Menjaring Berbagai Jenis Ikan

0
843 views
Ilustrasi: Menjala ikan (Mathias Hariyadi)

PAK Jaliyanto bercerita bahwa di Kayong sekarang lagi musim mukat ikan. Banyak sekali dapat ikan hingga bisa bikin salai ikan untuk berhari-hari. Ikan yang diambil hanya yan.g besar-besar. Sedang ikan yang kecil dibuang.

Berbeda dengan Yesus, yang dipilih adalah ikan-ikan yang baik, bukan yang besar-besarsedang ikan yang buruk dibuang. Yesus mengumpulkan ikan yang baik. Manusia memilih ikan yang besar-besar.

Pikiran manusia dipengaruhi untung rugi, besar-kecil kalau Tuhan menilai baik dan buruk, benar-jahat. Pikiran manusia terlalu egoistis, demi keuntungan diri sendiri, tetapi Tuhan memilih orang benar untuk diselamatkan. Namun dalam Kitab Yeremia, Tuhan digambarkan seperti tukang periuk.

Kalau bejana dari tanah liat itu gagal dibentuk, dia akan berusaha memperbaikinya sa.mpai berhasil. Demikianlah Tuhan itu mahabaik, seperti periuk itu sering gagal dibentuk, Tuhan terus mengolahnya menjadi sesuatu yang indah.

Demikian pun manusia, kadang gagal, jatuh, hancur, menderita. Tetapi Tuhan terus membentuk kita agar menjadi periuk yang indah di mataNya.

Pak Ciputra bilang, “Kalau kita gagal 10x, maka kita bangkit 11x sampai kita berhasil.”

Tuhan memberi kita harapan dan kemauan. Mari kita terus bangkit. Tuhan akan memberi jalan lagi. Selamat merenungkan. Salam Obor Asian Games dari Tanah Rencong. Berkah Dalem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here