Renungan Harian Senin, 25 Nov 2019 Luk 21:1-4

0
539 views
Keutamaan hidup by East Cobb Methodist Church 2

HIDUP itu tidak matematis. Falsafah yang dipakai oleh orang Jawa “kelangan sathak, tambah sanak.”

Orang diajak untuk tidak “petung”, kalau petung malah buntung. Mentalitas yang terus dikembangkan adalah mentalitas ikhlas tanpa pamrih.

Mentalitas ikhlas tumbuh dalam diri orang yang selalu mensyukuri apapun yang dirasakan dan dialami.

Bacaan Injil yang kita dengarkan pada hari ini berisi soal pujian Yesus kepada seorang janda yang miskin. Ia dipuji karena keikhlasannya. Bahkan ia memasukkan uang dalam kotak persembahan dari kekurangannya. Ia mempersembahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan.

Secara kwantitatif memang kecil, 2 peser. Tetapi bagi janda miskin yang tidak punya apa apa, uang 2 peser adalah uang yang akan menopang hidupnya untuk sehari. Seluruh biaya hidupnya selama sehari dipersembahkan kepada Tuhan.

Namun demikian Si janda miskin ini tidak merasa gelisah. Ia tidak merasa kawatir.

Mengapa demikian? Karena ia yakin bahwa apa yang dibawa bukanlah miliknya. Ada yang lebih punya hak akan apa yang kita bawa ini. Yang mempunyai hak daru segalanya ini adalah Allah.

Maka kita diajak untuk berani melepaskan dengan penuh keikhlasan apapun yg kita miliki. Itulah kwalitas persembahan hidup kita.

Jangan “owel” dengan apa yang kita klim menjadi milik kita. Itu bukan milik kita tetapi milik Tuhan.

Tuhan memberkati anda sekeluarga. Doa saya untuk anda semua.@diopr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here