RIP Br. Heinz Fincensius OSC di Timika, Papua

0
358 views
RIP Br. Heinz OSC. (Ist)

KABAR duka kali ini terjadi di Ordo Salib Suci (OSC). Telah meninggal dunia di sebuah RS di Timika, Papua: Br. Heinz Fincensius OSC (45).

Almarhum meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di Timika.

Ia lahir di Pelaihari, Banjarmasin, Kalsel, 31 Oktober 1975, namun besar dan menjalani hidup masa kanak-kanak dan remahanya di Pakem, DIY.

Ia masuk Novisiat OSC pada 11 Juli 2004, berkaul sementara tanggal 28 Agustus 2006, kaul kekal dia ucapkan 28 Agustus 2011.

Riwayat hidup

Selepas menjalani masa novisiat, Br. Heinz mulai belajar filsafat di Unpar tahun 2005-2009. Kemudian, ia menjalani masa Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki St. Joseph Tebing Tinggi, Keuskupan Agung Medan (2009-2010).

Sepulang TOP, Br. Heins melanjutkan studi teologi (S-2) di Unpar.

Almarhum Br. Heinz pernah melayani di Rumat Retret Pratista tahun 2011-2013. Setelahnya, mulai 1 Desember 2013 ia bertugas di wilayah pastoral Keuskupan Agats di Papua sampai sakit dan kemudian meninggal dunia tanggal 8 Februari 2021.

Pada 30 April 2014, Provinsial bersama Dewan OSC telah mengabulkan permohonan Fr. Heinz menjadi seorang Bruder dalam Ordo Salib Suci.

Dari 18 Juli 2016 sampai akhir hayatnya (8 Februari 2021), ia menjadi anggota Komisi Keuangan Provinsi Sang Kristus Indonesia.

Selama di Agats, Br. Heinz OSC berjuang bersama para Konfrater OSC dan umat untuk melakukan pemberdayaan umat di bidang ekonomi.

Oleh karena itu, Br. Heinz membuka beberapa kios sembako untuk masyarakat. Pelayanan ini sangat membantu umat Asmat.

Almarhum Br. Heinz memberikan hati dan hidupnya untuk umat Asmat.

Requiem dan pemakaman

  • Selasa, 9-2-2021 jam 10.15 WIT: Jenazah Br. Heins OSC diterbangkan dari Timika. sore atau malam akan tiba di Pratista.
  • Rabu, 10-2-2021 pukul 10 WIB: Misa requiem dan pemakaman di Pratista.

Dilaksanakan hanya untuk kalangan terbatas, tidak dihadiri umat, dan ditayangkan secara live streaming.

In Cruce Salus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here