Romo itu Seperti Seorang Ibu

0
1,154 views

Pribadi-pribadi yang dekat dengan saya sering bertanya,

“Apakah Romo dididik untuk serba bisa? Bukankah umat datang dengan beragam persoalan?”

Bahkan, sebagian dari mereka mengajukan pertanyaan berani.

“Romo itu bukan pribadi serba bisa, bukan? Sebagai seorang selibat, bagaimana engkau dapat membantu umatmu yang datang kepadamu dengan persoalan keluarga? Apa yang dapat Engkau berikan kepada mereka?”

Pertanyaan-pertanyaan demikian semakin sering sampai di telinga saya.

“Seorang romo itu pribadi serba terbatas. Ia masih jauh dari gambaran Injil hari ini sebagai Induk ayam yang melingkupi anak-anak dengan kehangatan sayap-sayapnya.”

“Umat yang meminta waktu untuk berjumpa dengan kita kebanyakan melihat kita bukan pertama-tama sebagai pemecah masalah, melainkan pendengar.”

“Seorang romo memiliki waktu.”

waktu.”

“Keduanya, ia memiliki telinga.”

Tak mengherankan Romo itu seperti seorang ibu.

Bukankah seorang ibu yang baik senantiasa menyediakan waktu dan telinga untuk keluh kesah kita?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here