Santo Yusup Tidur di Gereja Jago Ambarawa

0
241 views
Santo Yusup Tidur di Gereja Jago Paroki Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng (Royani Ping)

TAK banyak orang tahu. Di barisan belakang Gereja Jago “Santo Yusup” Paroki Ambarawa, Jateng, ada sosok patung menarik.

Ini sungguh tak biasa ada di gereja Katolik. Mungkin sedikit lebay mengatakan “di mana pun”. Tapi justru di dalam bangunan Gereja Jago Paroki Ambarawa inilah ada ruangan khusus di mana tersedia wahana untuk menempatkan sebuah patung.

Untuk Santo Yusup – ayah Yesus. Barangkali juga, karena Gereja Jago di Ambarawa, Kabupaten Semarang ini memang berlindung pada sosok Santo Yusup sebagai patron-nya.

Videonya bisa dilihat di sini.

Santo Yusup Tidur

Ia tidur menjelang datangnya ajal yang mau menjemputnya.

Sebentar lagi, Santo Yusup akan mengalami “tidur abadi”. Meninggal dunia. Dalam pangkuan Bunda Maria dan Yesus.

Patung Santo Yusup Tidur di Gereja Jago Paroki Ambarawa (Royani Ping)

Datang membawa intensi doa dan harapan

Romo Agustinus Sigit Widisana SJ, Pastor Kepala Gereja Santo Yusup Paroki Ambarawa, menyebut patung ini sebagai Santo Yusup Tidur. Yang terjadi pada dia menjelang sakratul maut yang sejenak lagi akan menjemputnya.

Yang menarik, kata imam Jesuit asal Paroki Jombor, Kabupaten Klaten ini, banyak umat Katolik secara sengaja sering mendatangi Patung Santo Yusup Tidur ini.

“Untuk intensi atau ujub macam-macam. Di antaranya membawa harapan agar di kemudian hari bisa enteng jodoh,” kata alumnus Seminari Menengah Mertoyudan angkatan tahun masuk 1980 menjawab Titch TV.

Pastor Kepala Gereja Santo Yusup Paroki Ambarawa Romo Sigit Widisana SJ dan sosok patung Santo Yusup Tidur di bagian belakang dalam Gereja Jago Ambarawa. (Royani Lim)

Terkabulkan

Menurut Romo Agustinus Sigit Widisana SJ, rupanya intensi personal dari pemuda pemudi yang lama tidak mendapat pasangan atau pacar itu sering kali terpenuhi.

“Terkabulkan, setelah mereka datang sowan dan melakukan devosi di hadapan Santo Yusup Tidur di Gereja Jago Paroki Ambarawa ini,” terang Romo Sigit yang sejak frater sampai imamat berkarya sangat lama di bidang pendidikan di Yayasan Kanisius.

Sulitnya memotret posisi patung Santo Yusup Tidur di Gereja Jago “Santo Yusup” Paroki Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng ini. Lantaran kena pantulan sinar matahari melalui jendela kaca. (Royani Ping)

Intensi lainnya yang sering “dibawa” para guru dan kepala sekolah di hadapan Patung Yesus Tidur ini adalah harapan agar sekolah bisa mendapatkan jumlah murid yang memadai.

Lagi-lagi, kata mantan romo yang pernah menjabat Kepala Sekolah SMA Gonzaga Jakarta, ujud doa itu juga sering terkabulkan.

Kredit: Titch TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here