Satya Lencana Kebudayaan untuk Romo van Lith SJ atas Jasanya Kembangkan Pendidikan Berasrama

0
893 views
Romo Gregorius Budi Subanar SJ mewakili Ordo Serikat Jesus Provinsi Indonesia (Provindo) menerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari Pemerintah RI melalui Kemendiknas atas jasa mendiang Romo van Lith SJ memprakarsasi model pendidikan berasrama untuk membentuk manusia-manusia Indonesia nasional, berkharaker dan berintegritas. (Ist)

PEMERINTAH Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Nasional memberi anugerah penghargaan Satya Lencana Kebudayaan kepada almarhum Romo van Lith, perintis pendidikan berasrama di Kolese Muntilan. Penghargaan ini diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Muhajir Effendi kepada mendiang Romo van Lith SJ yang diwakili oleh Romo Dr. Gregorius Budi “Banar” Subanar SJ yang merupakan representasi resmi dari Ordo Serikat Jesus Provinsi Indonesia (Provindo).

van-lith-banar-3-ok
Romo Gregorius Budi Subanar SJ mewakili Ordo Jesuit Provinsi Indonesia menerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan untuk mendiang Romo van Lith SJ atas jasanya memprakarsai model pendidikan berasrama melalui Kolese Muntilan. (Ist)

Kepada Sesawi.Net pada hari Minggu malam tanggal 25 September 2016, Romo Banar SJ mengatakan acara pemberian penghargaan untuk mendiang Romo van Lith SJ itu sendiri sudah berlangsung pada hari Jumat siang tanggal 23 September 2016 lalu. “Hanya baru Minggu malam ini, saya mendapatkan kopian foto-fotonya,” ujar pastor Jesuit yang mengambil disertasi doktoralnya di Universitas Gregoriana Roma dengan bahan penelitian seputar karya almarhum Romo van Lith SJ ini.

van-lith-piagam-by-jokowi
Piagam Tanda Kehormatan untuk mendiang Romo van Lith SJ, Rasul Agung Tanah Jawa yang merintis kekatolikan di Jawa Tengah. (Ist)
van-lith-piagam-1
Piagam penghargaan dari Pemerintah RI berupa Satya Lencana Kebudayaan untuk mendiang Romo van Lith SJ. (Ist)

Selain melakukan studi intensif di Indonesia, Romo Banar SJ – demikian panggilan akrabnya- bahan-bahan studi tentang Romo van Lith SJ juga dia lakukan di Negeri Belanda.

Tentang kiprah Romo van Lith SJ, Romo Banar SJ sudah mendokumentasikan dalam bukunya bertitel Seabad van Lith, Seabad Soegijapranata. “Projek buku itu saya kerjakan kira-kira 20 tahun lalu,” kata alumnus SMA Teladan Yogyakarta yang kemudian masuk Seminari Mertoyudan di kelas KPA tahun 1981 ini.

van-lith-banar-ok
Keteladanan mendiang Romo van Lith dalam merintis pendidikan berasrama untuk membentuk manusia-manusia Indonesia yang nasionalis, berkarakter dan berintegritas dimulai dengan berdirinya Kolese Muntilan. (Ist)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here