“Sekolah Adiwiyata”, Penghargaan untuk SD Virgo Maria 2 Bawen

0
472 views
enghargaan "Sekolah Adiwiyata" diterima oleh SD Maria Virgo 2 Bawen. Sr. Innoceline OSF dalam kapasitasnya sebagai Kepala Sekolah SD Maria Virgo 2 Bawen menerima plakat penghargaan. (Dok. OSF)

NAMA penghargaaan tingkat nasional itu bertitel “Sekolah Adiwiyata”. Mendapat predikat macam itu, apabila sekolah mempraktikkan program peduli lingkungan yang sehat dan bersih; juga aktif menciptakan lingkungan yang indah.

Dengan program Sekolah Adiwiyata diharapkan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar sekolah dapat menyadari hal penting ini. Yakni, bahwa lingkungan yang hijau -artinya banyak tetumbuhan- adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita.

Ciri-ciri sekolah adiwiyata

Sekolah Adiwiyata memiliki ciri-ciri bersih, rapi, tertib, rindang, nyaman, dan juga harus aman.

Biasanya Sekolah Adiwiyata juga menegakkan peraturan yang berlaku lengkap dengan sanksinya bagi mereka yang melanggar aturan.

“Sekolah Adiwiyata”, penghargaan untuk SD Virgo Maria 2 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, karena mempraktikkan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan sehat. (Dok. OSF)

Selaras spiritualitas Fransiskan

Warga sekolah juga diajari memiliki sikap sadar lingkungan, memelihara, merawat dan menjaganya agar tetap bersih dan indah. Hal ini sesuai spritualitas Bapak Kita Santo Fransiskus Assisi.

Sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Marsudirini sudah tidak asing lagi dengan kebiasaan mencintai lingkungan hidup. Dipraktikkan dengan menjaga, merawat, dan memelihara aneka tanaman yang ada di lingkungan sekolah.

Seluruh warga sekolah dimotivasi untuk mencintai lingkungan dan alam semesta.

Diterapkan melalui pembelajan ke-marsudirini-an yang sungguh-sungguh dengan mendalami semangat Ibu Pendiri Magdalena Daemen dan Santo Fransiskus Assisi.

Pembelajaran ke-marsudirini-an ini dilaksanakan di sekolah. Dengan tujuan mencapai apa yang menjadi visi dan misi yayasan dan sekolah-sekolah Marsudirini yaitu mencintai sesama dan alam ciptaan-Nya

“Sekolah Adiwiyata”, Penghargaan untuk SD Virgo Maria 2 Bawen dan diterima oleh Sr. Innoceline OSFA dalam kapasitasnya sebagai kepala sekolah. (Dok. OSF)

Terbaik mulai dari wilayah

SD Virgo Maria 2 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, menjadi Sekolah Adiwiyata terbaik 1 tingkat kecamatan di tahun 2017. Lalu mendapat predikat terbaik 2 tingkat kabupaten tahun 2018, serta tingkat propinsi tahun 2019.

Akhirnya maju ke ingkat nasional tahun 2020. Namun karena terjadi pandemi Covid-19, maka program itu baru bisa diajukan tahun 2021 ke tingkat Nasional.

Implementasi di sekolah

Untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata, SD Virgo Maria 2 Bawen membuat Program Adiwiyata dan hal itu lalu diintegrasikan dalam kurikulum sekolah.

Ada tema-tema tertentu yang membahas khusus tentang lingkungan hidup. Anak-anak diajari cara menanam tetumbuhan secara baik dan benar.

Mulai dari pembibitan sampai dengan menanam, memelihara dan merawat sendiri. Juga diajari bagaimana menyiram dan membersihkan tanaman dari rumput sekitarnya.

Anak-anak jadi senang, karena mereka bisa mengamati dan mengikuti pertumbuhan tanamannya dari biji menjadi sebuah tumbuhan yang besar.

Tumbuh alami seperti manusia

Melalui proses inilah anak–anak dibawa pada kesadaran bahwa tanaman itu hidup seperti manusia. Dari kecil tumbuh sampai dewasa, maka perlu dirawat dan dicintai, karena sama-sama ciptaan Tuhan.

Selain merawat dan memelihara tanaman, anak-anak dilatih dan dibiasakan menghemat air, mematikan lampu listrik yang tidak gunakan.

Juga harus dilatih tertib membuang dan memilah sampah. Sesuai jenisnya; misalnya sampah plastik (non organik), sampah daun (organik), dan menempatkan di tempatnya masing-masing yang telah disiapkan.

Anak-anak juga diajari diajari membuat pupuk kompos dari daun-daun kering, memanfaatkan barang bekas (reused) seperti botol plastik bisa dibuat jadi bunga, tempat pensil, tempat menabung.

Akhir tahun pelajaran bisa diadakan pameran hasil karya anak. Orangtua diwajibkan membeli hasil karya anak-anak. Hasil penjualannya bisa digunakan untuk keperluan sekolah.

Selain itu, setiap hari anak–anak wajib membawa bekal dan botol minum sendiri dari rumah.

Tempat makan dan botol minum dari Tupperware agar bisa dipakai lebih dari satu kali atau bisa diisi ulang. Diimbau memakai tempat makan agar mengurangi sampah plastik di sekolah.

Selaku Kepala Sekolah SD Virgo Maria 2 Bawen menerima plakat penghargaan “Sekolah Adiwiyata”. (Dok. OSF)

Program Sekolah Adiwiyata di SD Virgo Maria 2

  • Penjadwalan piket kelas harian.
  • Program Jumat Bersih. Dengan melakukan pelestarian lingkungan sekolah. Taruhlah itu seperti membersihkan selokan sekolah, memelihara kebun bunga, menanam bibit sayur, mengolah limbah, membersihkan kelas dan halaman sekolah. Lain-lainnya disesuaikan dengan jadwal yang ditetapkan.
  • Lomba bersih kelas.
  • Penataan taman.
  • Membuat tempat cuci tangan.
  • Membuang sampah dan memilah sampah: kertas, plastik, dan daun.
  • Menanam dan memelihara tanaman.
  • Membuat apotik hidup.
  • Memanfaatkan barang bekas untuk daur ulang.
  • Bank sampah.
  • Membuat resapan air.
  • Membuat lobang biopori.
  • Membuat pupuk organik.
  • Eco Enzym.
  • Komposting.
  • Eco brick dll
Bersama para pendidik lainnya yang juga menerima penghargaan “Sekolah Adiwiyata”. (Ist)

Manfaat Program Sekolah Adiwiyata

  • Mengubah perilaku warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
  • Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
  • Dapat menghindari sejumlah resiko dampak lingkungan yang terdapat di lingkungan sekolah.
  • Meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat.
  • Membiasakan warga sekolah untuk menjaga, merawat dan memelihara lingkungan sekolah agar rapih, bersih sehat, nyaman dan aman.
  • Menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan dan alam semesta.
  • Meningkatkan pemanfaatan dan kreatifitas bagi guru dan siswa untuk menciptakan karya dari barang bekas.
  • Mengurangi sampah di sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here