Semua Indah Pada Waktunya

0
170 views
Barrack Obama

Bacaan 1: Pkh 3:1-11

Injil: Luk 9:18-22

Dalam hidup, tak ada satu orang pun yang mampu membaca pikiran dan rencana Tuhan. Dengan demikian tak akan ada, orang yang tahu bagaimana perjalanan hidupnya kelak.

Siapa pernah menyangka seorang Barrack Obama yang keturunan kulit hitam menjadi Presiden ke-44 di negara yang cukup rasialis seperti Amerika Serikat.

Obama kecil berlatar belakang seorang broken home karena orangtuanya bercerai. Ibunya menikah lagi dengan seorang Indonesia dan kemudian pindah ke Indonesia tinggal di daerah Menteng, Jakarta.

Obama mengakui masa lalunya sebagai orang miskin. Saat lulus kuliah dan ingin menonton bintang idola basketnya Michael Jordan pun ia tak mampu beli tiket.

Bersama istrinya Michelle, ia membangun rumah tangganya berangkat dari utang.

Namun siapa sangka, lewat karier politiknya yang cemerlang ia kemudian menjadi Presiden Amerika Serikat.

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir”

Demikian kata penulis Kitab Pengkhotbah.

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.”

Tuhan Yesus juga melarang para murid untuk menceritakan jati diri Yesus yang adalah “Sang Mesias dari Allah”, karena saatnya belum tepat waktunya.

Tuhan Yesus menubuatkan “Kisah sengsara-Nya dan mati di kayu salib untuk menebus dosa umat  manusia”, ia berbicara kepada para murid-Nya.

Tentu sebuah kisah yang sulit diterima oleh para murid-Nya. 

Masih banyak pekerjaan dan misi yang harus Ia selesaikan sebelum mencapai puncaknya dalam kisah sengsara tersebut. Menceritakan jati diri-Nya sebelum waktunya bisa jadi akan membuyarkan misi yang harus Ia kerjakan.

Pesan hari ini

Setiap orang memiliki waktunya sendiri-sendiri dalam mencapai sesuatu di dunia ini. “Template” hidup setiap orang pasti berbeda.

Namun percayalah, segala sesuatunya indah pada waktu yang telah ditentukan Tuhan.

“Tuhan telah mengatur skenario hidupmu. Waktunya telah ditetapkan, jalani hidup dengan penuh sukacita, yakinlah kalau semua akan indah pada waktunya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here