Serahkan Segala Rencana Dan Harapan Kepada Tuhan

0
1,913 views

“Sebenarnya kamu harus berkata, ‘Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.’”(Yak 4, 15)

SEORANG teman bercerita bahwa dirinya baru saja bertemu dengan seorang notaris. Notaris tersebut sedang mengurus perubahan nama sebuah yayasan gerejani, sehingga urusannya harus sampai ke Roma. Surat-surat sudah disiapkan dan dikirim ke Roma. Sebelum surat-surat tersebut diproses, uskupnya jatuh sakit dan kemudian dipanggil Tuhan. Proses pengurusan perubahan nama tersebut akhirnya berhenti dan tidak bisa diteruskan.

Setiap orang mempunyai rencana kegiatan atau program kerja yang akan dilaksanakan besok, lusa atau waktu yang akan datang. Bahkan sebagian dari rencana kegiatan sudah berjalan; sebagian program kerja sedang digarap. Namun demikian, sebagian besar rencana kegiatan atau program kerja biasanya belum terwujud.

Ketika satu rencana kegiatan sudah terlaksana, orang mulai merencanakan hal-hal atau kegiatan lainnya. Banyak orang telah menyusun rencana kegiatan dengan pertimbangan matang dan perhitungan yang cermat, agar kegagalan bisa dihindari dan kesulitan bisa dikurangi; agar biaya bisa dicukupi dan keuntungan besar bisa didapatkan.

Manusia merencanakan banyak hal; namun Tuhanlah yang menentukannya. Banyak rencana tinggal rencana, dan banyak program tanpa mendapatkan wujudnya; banyak harapan berganti kekecewaan atau keputusasaan karena kegagalan yang terjadi. Dalam situasi seperti inilah, ajaran Yakobus kita untuk selalu berdoa, “Jika Tuhan menghendakinya…”

Doa yang mengajarkan sikap rendah hati agar manusia tidak congkak dan mengandalkan kemampuannya sendiri; agar kita menyerahkan segala rencana dan harapan kepada Tuhan; agar Tuhan menentukan yang terbaik bagi hidup kita dan kita bersedia menerimanya dengan hati terbuka. Doa kita salah karena hanya mengumbar rencana, harapan dan nafsu serakah diri sendiri dan tidak memberikan tempat bagi Tuhan untuk menentukan yang terbaik bagi hidup kita. Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here