Setiap Manusia Butuh Uang

0
236 views
Uang

Bacaan 1: Flp 4:10-19

Injil: Luk 16:9-15

Selama masih hidup di dunia tak ada seorang pun yang bisa mengatakan bahwa ia tidak butuh uang. Sebab dengan uanglah kita hidup, membeli makanan, pakaian, membayar uang sekolah, dan sebagainya.

Untuk memperoleh uang maka seseorang harus bekerja.

Banyak orang di dunia selalu berbicara uang dan uang, bagaimana harus dapat uang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara.

Uang memang bisa bikin senang bukan kepalang, namun bisa juga membuat orang mabuk kepalang. Bukan berarti orang harus menjadi budak uang atau harta dunia. Bekerja sangat keras, lupa waktu dan lupa menikmati hidup serta keluarga.

Hari ini Tuhan Yesus memberi nasihat bagaimana bersikap terhadap harta duniawi.

Tuhan menginginkan manusia “hanya bersahabat” dan bukan menjadi budak mamon.

“Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”

Selama hidup di dunia mamon memang bisa membantu kehidupan manusia, namun saat kita sudah meninggal maka mamon tidak lagi bisa membantu manusia.

Maka tidak seharusnya manusia diperbudak mamon sebab ia tidak dapat mengabdi kepada dua tuan, yaitu Tuhan dan mamon. Hidup tetap harus fokus pada Tuhan.

Mamon adalah perkara kecil, kita harus bisa setia mengelola dengan baik. Agar nantinya bisa dipercaya Tuhan saat Dia memberi harta yang sejati (perkara besar) yaitu kasih karunia hidup kekal.

Dalam peneguhannya kepada jemaat Filipi, Rasul Paulus mengatakan bahwa setiap orang harus mempercayakan hidup pada Tuhan.

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.…

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”

Rasul berpesan agar jemaat tidak terlalu memikirkan hal-hal duniawi dan lahiriah saja namun tetap teguh dalam iman Kristus. Hal itu ia sampaikan sehubungan gangguan para pengajar Kristen Yahudi terhadap jemaat yang bisa menggoyahkan iman mereka.

Pesan hari ini

Uang memang penting selama hidup di dunia, tapi ia tak lagi penting saat kamu mati. Harta yang sejatilah (kasih karunia hidup kekal) yang paling penting.

“Ketamakan manusia seperti air laut, makin banyak diminum, kamu akan makin haus.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here