Step 1 Narcotic Anonymous untuk Rehabilitasi Pasien Narkoba (1)

0
143 views
Ilustrasi - Berdoa sendirian dengan diam. (Pexel)

ADA pepatah mengatakan “A thousand miles begin with one step”.

Langkah pertama yang kita ambil merupakan awal dari proses pemulihan. Kita tidak dapat melangkah lebih jauh tanpa melalui step pertama ini.

Step 1

Kita mengakui bahwa kita tidak berdaya terhadap adiksi, sehingga hidup kita menjadi tidak terkendali.

Kita

Kata “kita” menunjukkan bahwa NA merupakan program yang bebasis komunitas.

NA adalah kelompok orang yang mempunyai masalah yang sama yaitu “kecanduan” untuk secara bersama-sama pula menjalani sebuah pemulihan.

Beberapa dari kita mungkin dimotivasi oleh rasa sakit, atau merasa berada di titik terendah. Kita merasakan ingin keluar atau bebas dari kecanduan, inilah saatnya penyerahan diri.

Mengakui

Mengakui berarti kita menghilangkan segala bentuk penyangkalan (denial) dan memunculkan sikap kejujuran.

Salah satu ciri penyakit adiksi adalah adanya penyangkalan. Kita menyangkal tentang pemakaian narkoba kita.

Kita menyangkal bahwa kita adalah orang yang bermasalah. Penyangkalan adalah sebuah topeng yang menutupi jatidiri kita yang sesungguhnya.

Kejujuran adalah modal awal untuk dapat mengatasi kecanduan kita.

Penyangkalan. (Ist)

Tidak berdaya

Tidak berdaya berarti tidak memiliki kekuatan untuk mengatasi permasalahan kita tersebut.

Mengakui ketidakberdayaan berarti memunculkan sikap menyerah-pasrah (surrender). Kita harus mengakui bahwa narkoba telah mengendalikan hidup kita.

Kita tidak bisa mengatasi keinginan untuk memakai narkoba, sehingga sering kali menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. 

Tidak terkendali

Tidak terkendali bisa dikatakan sebagai “liar”, yaitu suatu kondisi yang mengakibatkan hidup kita menjadi berantakan. Semua itu terjadi lantaran saking kuatnya kecanduan kita terhadap narkoba.

Galau seorang pengangguran. (Ist)

Banyak hal terjadi seperti:

Kehilangan pekerjaan, dipenjara atau tertangkap polisi, dikucilkan keluarga dan teman, makan dan tidur yang tidak teratur, hilangnya rasa percaya diri, kehilangan kepercayaan dari orang lain, dll. 

Step 1 mengajak kita untuk mau “berserah diri”,  secara  jujur dan terbuka mengakui segala kelemahan dan ketidakberdayaan kita.

Berserah diri juga membutuhkan sikap rendah hati,  menghilangkan segala penyangkalan, dan kesombongan diri.

Inilah yang menjadi langkah awal atau dasar dari langkah-langkah berikutnya untuk melakukan suatu perubahan terutama dalam mengatasi adiksi kita.  

Spirit-Value: Honesty, Humility, Openminded, Willingness, Acceptance

Teks Alkitab

Sebab aku tahu bahwa di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tapi bukan hal berbuat apa yang baik. (Rom 7:18)

Doa Step 1

Tuhan,

Aku mengakui aku tidak berdaya melawan adiksi

Aku mengakui bahwa hidupku menjadi semakin tidak terkendali setiap aku semakin berusaha mengendalikan orang lain. Bantulah aku hari ini untuk benar-benar memahami makna sejati dari ketidakberdayaan dan pasrah kepada-MU.

Hilangkan penyangkalan adiksi yang tersisa dalam diriku.

Disarikan oleh Anastasia C

Yayasan Sekar Mawar – Keuskupan Bandung

Pusat Rehabilitasi Sosial & Pencegahan NAPZA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here