Sulitnya Memahami Rencana Allah

0
365 views
Kusni Kasdut. (Ist)

Bacaan 1: Pkh 11:9 – 12:8
Injil: Lukas 9:43b – 45

MUNGKIN banyak yang tidak mengenal sosok Kusni Kasdut, penjahat kelas kakap yang dijatuhi hukuman mati tahun 1980. Masa muda ikut berjuang dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia melawan penjajah Belanda dan sempat tertembak kakinya.

Dengan alasan cacat seperti itu sepertinya pihak TNI menolaknya menjadi tentara, saat perang kemerdekaan usai.

Kemudian bersama beberapa temannya, ia terjerumus dalam lembah hitam membentuk kelompok perampok yang disegani.

Sebelas butir berlian di Museum Gajah Jakarta pernah disikatnya dengan menyamar sebagai polisi.

Menjelang dieksekusi tahun 1980, Kusni Kasdut bertobat dan dibaptis menjadi Katolik.

Penulis Kitab Pengkhotbah memperingatkan agar menyiapkan dengan baik masa muda karena kita tidak tahu bagaimana masa depan. Kita harus bekerja keras sejak muda, mempersiapkan masa depan sebelum terlambat.

Hidup ini tidak dapat dijelaskan, baik dan buruk bercampur jadi satu, kegagalan dan sukses jadi satu dan hanya Allah saja yang tahu.

Setidaknya Kusni Kasdut telah berusaha, keinginannnya menjadi tentara kandas. Sempat tergelincir sebagai perampok, namun akhirnya bisa bertobat.

Para murid Yesus bingung mendengarkan pernyataan kisah sengsara yang akan dialami-Nya namun mereka takut menanyakannya. “Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.”

Demikian kata-Nya.

Ketidakmampuan para murid menembus misteri nubuat Yesus adalah merupakan rencana ilahi yang sulit dipahami oleh siapapun.

Pemahaman para murid secara penuh masih harus menunggu sampai kebangkitan saat Roh Kudus dicurahkan atas mereka.

Pesan hari ini

Mengaku sebagai orang Kristen namun kadang masih sulit memahami rencana Allah karena hidup memang sebuah misteri dan hanya Allah yang tahu. Satu keyakinan bahwa suatu saat Allah akan menyingkapkan misteri kehidupan ini.

Mari pupuk iman dan pemahaman yang mendalam akan Yesus, sejak kita masih muda.

Seperti kata Pengkhotbah bahwa hidup itu baik maka hayatilah dengan sepenuhnya dan gunakan masa muda dengan bijak. Iman mengatakan bahwa hidup selamat di tangan Pemberi Hidup.

Jangan menyerah pada keadaan namun manfaatkanlah keadaan maka kita akan menguasainya. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu, mari lawan Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here