Sumber Kebahagiaan Sejati

0
170 views
Ilustrasi: Berbahagialah rahim yang mengandung-Mu by Fr. Alfonse.

IBU mana yang tidak berbahagia dan bangga menyaksikan keberhasilan anaknya?

Sukses bisa bermacam-macam arti dan bidangnya. Bisa sukses dalam arti materi alias kaya raya.

Bisa juga berhasil dalam hal rohani seperti mengabdi Tuhan dan sesama sepenuh hati.

Ajaran dan karya Tuhan Yesus dirasakan dampaknya oleh banyak orang.

Nama-Nya terdengar dan tersohor di daerah tempat Dia mengajar dan melakukan mukjizat (bdk Lukas 7: 17). Banyak yang ingin ikut merasakan “popularitas” Yesus.

Seorang wanita yang sedang mendengarkan Yesus membayangkan betapa bahagianya wanita yang menjadi ibu Yesus.

Dia berseru, ”Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” (Lukas 11: 27).

Namun, tanggapan Yesus mengejutkan para pendengar-Nya. ”Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Lukas 11: 28).

Apa makna dan maksudnya?

Pertama, sumber sejati dari kebesaran Bunda Maria bukan terletak pada realita bahwa beliau dipilih menjadi Bunda Yesus.

Juga bukan karena dia dikandung tanpa noda. Tetapi dari jawaban “ya” tanpa syarat kepada tugas yang Tuhan percayakan kepadanya (Lukas 1: 38).

Kedua, Bunda Maria mendengarkan dan memelihara sabda Allah dalam hidupnya, terutama setelah menerima kabar dari malaikat Gabriel. Dia setia mendampingi Yesus (Yohanes 19: 25-27).

Dua pesan itu amat jelas dan berlaku untuk mereka yang percaya kepada Tuhan. Orang Kristen, misalnya. Mereka perlu bersyukur karena menerima rahmat baptis. Artinya, dipilih oleh Tuhan untuk percaya dan taat kepada-Nya.

Namun, kebesaran orang Kristen bukan terletak pada kenyataan bahwa mereka dipilih Tuhan. Sumber sejati kebesarannya mengalir dari sikap nyata dalam menghayati misteri dan makna baptis, yakni mendengarkan dan melaksanakan sabda Tuhan. Sudahkah mereka sungguh menghayatinya?

Sabtu, 8 Oktober 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here