Suster OSF Poncol Semarang Ungkapkan Rasa Syukurnya

0
150 views
Misa oleh Vikjen KAS Romo YR Edy Purwanto.

IA harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. Tahun 2020 telah berlalu. Tahun yang mengukir banyak kenangan dan melahirkan rasa syukur pada Sang Pemberi Kehidupan.

Syukur atas setiap canda tawa, rasa bangga, sukacita, dan bahkan tetes airmata yang mewarnai lika-liku kehidupan.

Memasuki tahun 2021, setiap orang pasti memiliki masing-masing pengharapan. Salah satu yang pasti adalah berakhirnya pandemi covid-19, yang telah mendera dunia selama satu tahun terakhir.

Sr. M. Rachel OSF membaca bacaan pertama dalam Perayaan Ekaristi.

Perayaan syukur

Meski di tengah gelombang pandemi yang masih menerpa, semangat dan kreatifitas umat manusia tetaplah membara. Khususnya dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Perayaan syukur inilah yang biasa dirayakan oleh Keluarga besar Yayasan Marsudirini Perwakilan Poncol, Semarang. Saat tangan tak dapat memberi salam, saat tubuh harus saling berjauhan, relasi dengan Tuhan dalam persaudaraan, mesti tetap berjalan.

Maka pada 9 Januari 2021, diadakanlah Perayaan Ekaristi Syukur Natal dan Tahun Baru se-Kompleks Poncol.

Sr. M. Paula OSF, Sr. M. Ewaldine OSF beserta para dosen ASM Santa Maria Semarang tengah mengikuti Perayaan Ekaristi secara live streaming.
Para guru dan karyawan/i SMP Maria Goretti Semarang.
Para guru mengikuti Misa Live Streaming di ruang kelas SD Marsudirini Semarang.
Suasana Misa di TK Kanak-kanak Yesus, Semarang.

Pukul 09:00 WIB, lantunan lagu Hai Dengarkan Gembala telah mengiringi Romo YR Edy Purwanto Pr menuju altar suci untuk mempersembahkan Perayaan Ekaristi Syukur, yang tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, Perayaan Ekaristi Syukur diselenggarakan secara live streaming dari Kapel Biara OSF Hati Kudus Yesus, Semarang.

Dengan demikian, para guru, dosen, karyawan-karyawati, mahasiswa-mahasiswi, maupun siswa-siswi dapat mengikuti Perayaan Ekaristi di unit-unit, kampus, sekolah, maupun rumah masing-masing melalui saluran YouTube SD Marsudirini Pemuda.

Adapun karya pendidikan Marsudirini para suster OSF di Perwakilan Poncol ialah:

  • ASM Santa Maria.
  • SMP Maria Goretti.
  • SD Marsudirini Pemuda.
  • TK Kanak-kanak Yesus.

 Belajar dari pribadi Yohanes Pembaptis

“Perasaan spontan apa yang muncul dalam diri anda, ketika menjumpai orang lain sukses atau berprestasi?,” tanya Romo Eddy di awal homili.

“Senang. Bangga. Apalagi kalau itu muridnya,” jawab seorang guru yang hadir sebagai petugas koor.

Hal itulah yang ada dalam diri Yohanes Pembaptis, dalam bacaan Injil yang dibacakan.

Saat itu murid-muridnya datang kepadanya dan berkata “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang Sungai Yordan dan tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya.”

Lalu, Yohanes menjawab: “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: ‘Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya’.” (bdk. Yoh. 3:26-28)

Dapat dilihat bahwa Yohanes tetap rendah hati, ketika para muridnya mengatakan bahwa Yesus telah melebihi dirinya.

Bagi Yohanes, Yesuslah yang memang harus diutamakan dalam hidupnya. Dari pribadi Yohanes inilah kita dapat belajar untuk ikut bangga dan bergembira saat anak didik, orang-orang terdekat, atau pun rekan sekerja kita mencapai suatu prestasi yang lebih dari kita.

Jangan sampai rasa iri dan cemas menghantui kita jika berhadapan dengan situasi demikian.

“Mari kita belajar dari Yohanes Pembaptis, khususnya dalam memasuki Tahun Baru 2021 ini. Kita turut bersyukur, bergembira, jika ada teman, rekan kerja, anak didik kita, yang ternyata mampu menjadi lebih baik dan berprestasi.”

“Justru itu mesti memacu dan memicu kita untuk juga mengalami hal yang sama. Dengan berbenah diri, untuk lebih baik dan semakin sempurna dalam pelayanan kita setiap hari,” tegas Romo Edy yang saat ini Vikjen Keuskupan Agung Semarang.

Sr. M. Corry OSF menyampaikan sambutan.

Di akhir Perayaan Ekaristi, Sr. M. Corry OSF selaku Ketua Perwakilan Marsudirini Poncol menyampaikan terimakasih atas kerjasama, kepedulian, dan keterlibatan semua pihak dalam karya pendidikan di Marsudirini Poncol, sehingga tahun 2020 dapat terlalui.

Tahun yang istimewa dengan berbagai peristiwa. Di mana kita dihadapkan pada ketidakpastian, kekhawatiran, yang memunculkan ide kreatif dalam pelayanan kita. Mau tidak mau, kita harus bersahabat dan bergulat dengan medsos. Hingga akhirnya menjadi paham dan mahir.

“Emmanuel, Tuhan beserta kita. Kelahiran-Nya, kehadiran-Nya, menjadi sumber hidup kita. Ia menjadi penggerak dan harapan-harapan bagi kita untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya dalam menapaki tahun 2021.

Tahun 2020 menjadikan pijakan mantap dan melangkah pasti ditahun 2021.

Salam hangat dari segenap petugas acara.

Mari kita mengandalkan dan percaya akan bisikan Allah yang Ilahi. Agar pelayanan pendidikan Marsudirini kompleks Poncol dapat mencetak pribadi putera-puteri yang berkarakter, berdayaguna, berbudi pekerti baik, dan menjadi yang terbaik”, kata Sr. M. Corry OSF mengakhiri sambutannya.

Apa pun yang bersifat positif demi kemajuan lembaga, instansi, sekolah, atau lingkungan kita, hendaklah kita apresiasi dan syukuri bersama. Sebab, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” (bdk. Yoh 3:30)

Berkah Dalem.

Kredit foto: Kongregasi Suster OSF Poncol Semarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here