Tahbisan Tiga Diakon OFMConv Provinsi Maria Tak Bernoda Indonesia di Medan

0
658 views
Tahbisan Diakonat tiga Saudara Fransiskan Conventual di Medan. (Dok OFMCon)

PERSAUDARAAN Provinsi Maria Tak Bernoda Indonesia bersyukur atas rahmat Tahbisan Diakon yang diterima oleh tiga saudara pada hari Rabu tanggal 12 Februari 202 di Gereja Santo Yohanes Paulus II, Namo Pecawir-Tuntungan, Medan.

 Mereka yang menerima Tahbisan Diakonat adalah:

  • Sdr. Maksimilinus Sayta Graha Ginting OFMConv dari Paroki Santa Perawan Maria, Kabanjahe, Keuskupan Agung Medan.
  • Saudara Ludofikus Suban Hayong OFMConv dari Paroki Santa Maria Imaculata Lewolaga, Kesuskupan Larantuka.
  • Saudara Samuel Simangungsong,OFMConv dari Paroki Hati Kudus Yesus, Banda Aceh, Keuskupan Agung, Medan.

Tahbisan Diakonat terjadi dengan penumpangan tangan dan doa tahbisan oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.

Prosesi Tahbisan Diakonat dengan Uskup Penahbis Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.
Tiga Diakon Fransiskan Conventual (OFMConv) dengan para Saudara satu Ordo.

Hadir juga dalam perayaan ini Uskup Emeritus Mgr. AG Pius Datubara OFMCap yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke- 86.

Tugas Diakon

Bapak Uskup dalam homilinya menerangkan tugas-tugas Diakon.

Selain itu,  untuk menjalankan tugas-tugas yang telah digariskan dalam Lumen Gentium (LG) dan menghidupkan tujuh karunia Roh (hikmat, pengertian, nasihat, keperkasaan, takut akan Allah, kesalehan, pengenalan akan Allah, takut akan Allah), maka dibutuhkan kecakapan-kecakapan lain yang mendukung tugas pelayanan ini.

Semangat doa menjadi dasar utama hidup beriman dan para pelayan.

Persaudaraan Fransiskan Conventual (OFMCon).

Dalam doa dan dalam membaca serta merenungkan Sabda Tuhan, para Diakon dimampukan mendengar hati Tuhan dan menyerupainya. Maka dari itu, hendaklah para Diakon dan pelayan-pelayan Tuhan menjalankan hidup teratur dengan jadwal yang jelas dan rapi.

Keteraturan ini akan mendukung seluruh pelayanan kepada Umat Allah, Gereja, dan masyarakat.

Setelah perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di depan pastoran Paroki Santo Yohanes Paulus II, Namo Pecawir Tuntungan.

Dalam acara ini, dirayakan juga pesta ulang tahun Uskup Emeritus Mgr. AG Pius Datubara OFMCap.

Sekalian merayakan HUT ke-86 Uskup Emeritus Keuskupan Medan Mgr. AG Pius Datubara OFMCap.

Seluruh yang hadir dalam perayaan ini tampak ceria dan menikmati suasana persaudaraan diiringi nyanyian, kata-kata sambutan dan hiburan dari para frater Biara Santo Bonaventura Pematangsiantar, para Postulan OFMConv Tiga Juhar dan para suster dan Postulan Suster Fransiskus Dina (SFD).

Tugas baru menanti

Para saudara yang baru menerima Tahbisan Diakonatnya langsung menerima tugas perutusan dari Provinsi Maria Tak Bernoda Indonesia yang dibacakan oleh Sekretaris Saudara Titus Limngardi Khian OFMConv.

  • Diakon Maksimilianus Satya Graha Ginting OFMConv diutus ke Biara Santo Yosef Delitua membantu di Kuria Provinsi dan di Paroki Santo Yosef Delitua, Keuskupan Agung Medan.
  • Diakon Ludofikus Suban Hayong OFMConv ke Biara Santo Fransiskus Assisi, Padang Bulan, Medan, dan membantu pelayanan di Paroki Santo Fransiskus Assisi, Padang Bulan, Medan.
  • Diakon Samuel Simangungsong OFMConv diutus ke Biara Sang Penebus Bandar Baru menjadi Rektor Seminari Menengah OFMConv, Santo Fransiskus Assisi, Bandar Baru, Keuskupan Agung Medan.

Dari mana berasal

  • Diakon Maximilianus Satya Graha Ginting OFMConv, lahir di Bekasi Selatan 1 Februari 1986; profesi pertama 17 Juli 2006 dan profesi kekal 15 Juli 2015.
  • Diakon Ludofikus Suban Hayong OFMConv lahir di Kinabalu, Malaysia, 14 agustus 1991; profesi pertama 16 juli 2012 dan profesi kekal 14 juli 2018.
  • Diakon Samuel Simangungsong OFMConv lahir di Banda Aceh tanggal 29 Juli 1992; profesi pertama 16 juli 2012 dan profesi kekal 14 juli 2018.

Proficiat untuk ke-3 Diakon. Selamat menjalani Masa Diakonat. Pace e bene.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here