Tangan Higienis, Saat Misa di Gereja (1)

0
109 views
Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. (ist)

SALAH satu protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 saat mengikuti misa di gereja adalah mencuci tangan.

Tangan yang higienis adalah tangan yang bersih. Dengan cara cara mengikuti prinsip ilmu kesehatan yang valid.

  • Kita tidak bisa mengontrol benda yang akan kita sentuh.
  • Kita tidak bisa mengontrol siapa yang akan menyentuh benda tersebut terutama di fasilitas publik.

Karena itu, mencuci tangan adalah hal yang penting untuk mencegah penularan Covid-19. 

Selain itu, kita bisa tanpa sadar memegang area wajah kita yang tanpa cuci tangan sebelumnya, maka hal itu berpotensi terjadinya penularan.

Cuci tangan dilakukan agar tangan kita jangan sampai menjadi tempat bersarang virus yang bisa menyebar.

Lantaran kita menyentuh berbagai macam benda lain dan area yang berpotensi terjadi penularan.

Area medium penularan itu adalah mata, hidung, dan mulut.

Ketiganya adalah bagian dari wajah kita yang mengandung selaput lendir yang bisa menjadi pintu masuk virus ke dalam badan kita.

Karena itu, sangat tidak boleh menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan dan benda lain yang tidak steril.

Pakailah sabun untuk cuci tangan

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah cara yang paling ampuh. Untuk membersihkan tangan dari kontaminan seperti virus, bakteri dan kotoran.

Sabun akan mematikan virus dengan merusak lapisan bagian luar virus yang terbuat dari lemak.

Selain itu, sabun juga akan membuat segala kontaminan bisa terlepas dari tangan kita sehingga tangan akan bersih.

Mengggunakan cairan hand sanitizer hanya dilakukan, jika akses terhadap sabun dan air mengalir tidak diperoleh.

Cairan hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol mempunyai prinsip yang sama dengan mekanisme sabun mematikan virus.

Pastikan kandungan alkohol hand sanitizer yang digunakan minimal 62%.

Setelah menggunakan bahan berbasis alcohol, sebaiknya tangan jangan langsung di lap kering. Tetapi biarkan tangan mengering sendiri, karena dalam durasi pengeringan itu, alkohol bekerja mematikan kuman.

Sabun cair lebih baik

Mencuci tangan yang terbaik adalah dengan sabun cair dibandingkan busa sabun atau sabun batangan.

  • Dengan busa sabun, orang akan cenderung mencuci tangan  dengan durasi di bawah durasi yang efektif dan kurang melakukan gerakan menggosok.
  • Dengan sabun batangan berpotensi sebagai tempat kuman bersarang.

Maka sebagai umat dan petugas liturgi saat misa di gereja, baiklah kita datang dan lihat apakah prosedur cuci tangan yang kita lakukan selama ini sudah benar dan konsisten? (Berlanjut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here