Tatkala Terasa Sia-sia

0
131 views
Ilustrasi - Merasa gagal, frustrasi dan sia-sia. (Lingua)

“KESIA-SIAAN belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.  Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?” (Peng-khotbah 1: 2-3). Ungkapan pesimistik itu mengejutkan. Tetapi, sekilas benar.

Semua yang manusia kerjakan dan hasil yang diperolehnya hanya sekejap menjadi miliknya. Dunia berputar sesuai dengan kehendaknya. Manusia tidak dapat mengendalikannya.

Setelah berjuang di dunia, hidupnya berakhir dalam kematian. Semua yang telah diperoleh tidak dapat dibawanya (Lukas 12: 20). Sia-siakah?

Ketika orang memandang hidup dari sudut manusia yang fana, semua tampak tanpa makna. Karena itu, orang yang semata-mata mengandalkan dunia materi kehilangan nilai tinggi dan arti dari misteri hidup ini.

Mengapa? Karena semua menjemukan; mata dan telinga manusia tidak pernah bisa dipuaskan dengan apa yang dilihat dan didengarnya (Pengkhotbah 1: 8).

Mereka yang mengandalkan kekuasaan manusia mudah merasa takut. Hatinya digoncangkan oleh betita simpang siur; lalu cemas seperti Herodes (Lukas 9: 7).

Namun, yang meyakini bahwa hidup ini berada dalam Allah menemukannya sebagai tak terhitung nilainya. Seluruh dunia dan isinya amat bermakna tatkala dikaitkan dengan Tuhan. Lepas dari-Nya semua tidak bermakna.

Sia-sianya hidup di dunia bukan alasan bagi manusia untuk merasa sedih, frustrasi, dan kecewa. Sebaliknya, itu merupakan panggilan dan peringatan agar manusia mengandalkan Tuhan, sumber segala makna.

Pemazmur mengajak orang untuk melihat hidup dalam iman akan Tuhan. “Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.” (Mazmur 90: 14).

Dalam kasih Tuhan, semua menemukan makna terbesarnya.

Jadi, benarkah bahwa hidup ini sia-sia? Ya dan tidak. Sia-sia tatkala diletakkan dalam genggaman manusia duniawi. Amat berharga tatkala berada di tangan Tuhan, pencipta dan pemilik-Nya.

Kamis, 22 September 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here