Tewasnya Dua Pastor Jesuit di Mexico, karena Lindungi Pemandu Wisata dari Kejaran Geng Mafia Narkoba (2)

0
168 views
Dua imam Jesuit tewas ditembak oleh geng mafia narkoba Mexico (Vatican News)

MAKSUD hati ingin berbuat baik. Mau menyelamatkan Pedro Eliodoro Palma Gutiérrez. Ia seorang pemandu wisata.

Entah kenapa, ia sampai dikuntit dan diburu oleh seorang anggota geng mafia narkoba di kawasan wisata pegunungan Tarahumara, Negara Bagian Chihuahua, Mexico Utara.

Lalu sampailah Pedro ke sebuah bangunan gereja Katolik di Cerocahui. Ingin bersembunyi dan menyelamatkan diri dari kuntitan dan kejaran anggota geng mafia narkoba di wilayah itu.

Ia ditolong oleh dua imam Jesuit sepuh yang berkarya pastoral di gereja paroki udik ini.

Sejurus kemudian, lalu terjadilah insiden penembakan itu.

Rentetan tembakan jarak dekat telah menewaskan Pedro. Juga ikut terbunuh kedua imam Jesuit sepuh yang ingin menyelamatkan dia.

Kedua imam Jesuit yang malang dan tewas itu adalah Romo Javier Campos Morales (79) dan Romo Joaquín César Mora Salazar (80).

Masih ada pastor Jesuit ketiga yang mendadak ikut muncul masuk ke dalam gereja. Namun, preman bersenjata anggota geng mafia narkoba itu tidak sampai menembaknya.

Ia selamat dari insiden penembakan brutal ini.

Tanggapan Jesuit

Provinsial Ordo Serikat Jesus (Jesuit) Provinsi Mexico Romo Luis Gerardo Moro Madrid SJ mengecam insiden kekerasan yang telah menewaskan dua imam Jesuit anggota Provinsi SJ Mexico.

“Dengan perasaan duka sangat mendalam dan kepedihan amat sangat, saya mengumumkan bahwa pada tanggal 20 Juni 2022 telah tewas dua imam Jesuit anggota SJ Provinsi Mexico di Cerocahui, Tarahumara karena ditembak mati.

Kedua anggota kami ini adalah Romo Javier Campos SJ dan Romo Joaquín Mora SJ. Mereka berdua tewas ditembak karena tengah berusaha melindungi orang yang lari masuk ke dalam gereja dari kejaran orang bersenjata.”

Upayakan selamat

SJ Provinsi Mexico kini telah menjalin komunikasi dan kerjasama dengan Pemerintah Negara Bagian Chihuahua untuk mengusut tuntas insiden berdarah ini.

Ia juga mengupayakan agar ketiga imam Jesuit lainnya yang juga berkarya di lokasi TKP tetap selamat. Ketiganya adalah Romo Esteban Cornejo, Jesús Reyes, dan Jesús Zaglul.

Termasuk juga para karyawan paroki agar diupayakan evakuasi dan upaya keselamatan mereka dari jangkauan geng narkoba.

Menurut Romo Provinsial Madrid SJ, insiden penembakan kedua pastor Jesuit itu tidak “berdiri sendiri”.

Melainkan terkait dengan aksi-aksi kekerasan lainnya yang juga menewaskan pihak masyarakat sipil ketika geng-geng mafia produsen narkoba ingin “melindungi” praktik ilegal mereka dari kejaran aparat keamanan atau sampai “diketahui” oleh pihak lain.

Kasus-kasus macam ini sudah sangat sering terjadi di Mexico.

Romo Madrid SJ dengan sangat mengimbau agar pemerintah lokal segera melakukan investigasi atas insiden ini.

“Saya mohon Anda semua bersama kami untuk mendoakan arwah ketiga korban tewas dalam insiden penembakan di gereja kami,” paparnya sebagaimana ditulis Romo Benedict Mayaki SJ dan terbit di laman Vatican News edisi 21 Juni 2022.

Tanggapan Jenderal Jesuit

Superior Jenderal Ordo Serikat Jesus Romo Arturo Sosa SJ juga mengungkakan duka yang mendalam atas terjadinya insiden ini.

“Saya terpukul dan pedih atas kejadian ini. Perhatian dan doa saya untuk kolega Jesuit di Provinsi SJ Mexico and keluarga para korban.

Kita semua mesti berusaha menghentikan kekerasan macam ini dari hidup bersama, karena sudah terlalu banyak orang dibuat menderita,” ungkap mantan Provinsial SJ Provinsi Venezuela ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here