Tuhan Memilih Kamu

0
260 views
Tuhan memilih kamu.

Bacaan 1: 1Sam 9:1-4. 17-19; 10:1a
Injil: Mrk 2:13-17

SAAT saya ditunjuk menjadi Ketua Kursus Pendidikan Kitab Suci Keuskupan Bogor, maka segera menyusun kepengurusan. Ada berbagai latar belakang saya ajak, untuk membantu dalam menjalankan pelayanan ini.

Saya betul-betul tidak menyadari bahwa di antara kami ada tiga orang yang sangat menguasai IT.

Memang, saat kuliah berjalan secara “offline”, rekan-rekan IT tersebut belum terlalu menerapkan keahliannya.

Namun saat pandemi mulai menerpa dua tahun lalu dan kami memutuskan untuk mengadakan kelas “online”, maka rekan-rekan IT ini sangat berpengaruh.

Kami bisa live-streaming serta membuat aplikasi sendiri untuk keperluan kuliah secara daring .

Dengan kuliah secara daring, maka peserta pun tidak hanya dari Keuskupan Bogor saja. Ada banyak Keuskupan di seluruh Indonesia bisa belajar Kitab Suci bersama kami.

Mulai dari Keuskupan Medan hingga Manokwari-Sorong bahkan dari Malaysia, Australia dan ada juga yang mengikuti dari Amerika.

Tuhan rupanya telah menyiapkan mereka sejak dua tahun lalu, untuk membantu saya di saat pandemi ini.

Hari ini, kita membaca bagaimana Tuhan memilih utusan-Nya, yaitu Lewi dan Saul.

“Ikutlah Aku.”

Demikian kata-Nya saat Ia jalan di pantai Galilea dan melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai.

Sebagai pemungut cukai, Lewi dianggap pendosa dan pengkhianat bangsa karena bekerja kepada penjajah Romawi.

Lewi menanggapi ajakan Yesus, menjadi rasul-Nya bahkan lalu menjadi penulis Injil yang dikenal sebagai Matius.

Berbeda dengan Saul, orang Israel yang punya kelebihan, tampan dan tinggi gagah, dipilih Allah menjadi Raja Israel.

Saul seorang muda yang elok rupanya, tidak ada seorangpun dari antara orang Israel yang lebih elok dari padanya, dari bahu ke atas ia lebih tinggi dari pada setiap orang sebangsanya.

Demikian penulis Kitab Samuel memuji keelokannya.

“Inilah orang yang Kusebutkan kepadamu itu; orang ini akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku.”

Demikian sabda-Nya.

Tuhan memilih para utusan-Nya mulai dari orang yang terasingkan karena dosa hingga mereka yang punya kelebihan.

Pesan hari ini

Jangan takut karena merasa tak sempurna, sebab Tuhan akan menyempurnakanmu saat Ia mengutusmu.

Keberadaanmu selalu memiliki makna bagi Tuhan.

“Sangkal dirimu untuk mengikuti Kristus; disiplin tubuhmu; jangan memanjakan diri sendiri, tapi cinta puasa. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here