Tuhan Tak Pernah Melupakanmu

0
284 views
Tolong aku Tuhan

Bacaan 1: Yes 49:8-15

Injil: Yoh 5:17-30

Bayang-bayang pandemi bagi sebagian orang masih menyisakan kepedihan mendalam. Seorang teman terpaksa harus kehilangan pekerjaan karena kantornya menghentikan beroperasi.

Sebagai kepala keluarga, temanku harus tetap menghidupi keluarganya. Terutama anak-anak yang masih sekolah. Berbagai upaya terus diupayakan untuk mencari alternatif pekerjaan. Bahkan pernah datang ke gereja meminta bantuan romo untuk memohon bantuan bayar sekolah anak-anaknya namun hasilnya nihil.

Dalam kondisi seperti itu, rasanya seperti ditinggalkan Tuhan, ujar temanku tadi. Meski iman tetap harus dipertahankan karena percaya Tuhan tidak pernah meninggalkannya.

Dalam alkitab, banyak kisah tokoh yang mengalami hal-hal buruk namun tetap percaya bahwa Tuhan pasti akan datang suatu saat. Misal, tokoh Ayub, Daud dan masih banyak lagi.

Pembuangan Babel membuat moral dan iman bangsa Israel runtuh. Bahkan Bait Allah, lambang kehadiran-Nya pun juga runtuh.

Terucap: “TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.”

Namun Tuhan berfirman:

“Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi…”

Setelah peristiwa penyembuhan orang sakit oleh Tuhan Yesus di kolam Bethesda, orang-orang Yahudi terus berusaha membunuh Dia. Sebab kata mereka, Yesus tidak menghormati sabat. Apalagi Ia menyamakan Diri-Nya dengan Allah, maka orang-orang Yahudi menganggap Yesus menghujat Allah.

Namun Tuhan Yesus berprinsip bahwa perbuatan baik, tidak boleh dibatasi. Harus dilakukan setiap saat, kapan saja dan dimana saja.

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.

…sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak…”

Pesan hari ini

Dalam keputusasaan hidup, jangan pernah kehilangan harapan.

Alkitab membuktikan bahwa melalui pengalaman-pengalaman buruk bangsa Israel, Allah ternyata tidak pernah melupakan dan meninggalkan mereka. “Jadikan setiap langkah kehidupanmu sebagai proses belajar menuju kebaikan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here