Tujuh Anugerah yang Tersia-siakan

0
180 views
Ilustrasi - Tujuh Anugerah yang Tersia-siakan. (Ist)

Bacaan 1: Rm 9:1 – 5
Injil: Luk 14:1 – 6

BAGAIMANA perasaanmu saat menerima hadiah dari “sang kekasih hati”?

Tentu sangat bahagia bukan?

Karena bahagianya, kadang hadiah itu hanya disimpan, dipandang-pandangi saja dan malah nyaris menjadi barang yang tak ada guna.

Lain halnya jika seseorang menerima hadiah lantas membuatnya menjadi lebih berarti.

Misal, seorang anak menerima hadiah sebuah drum-set dari orang tuanya. Dengan drum-set itu ia lantas tumbuh berkembang menjadi drummer andal.

Maka hadiah itu sungguh berarti baik hadiahnya sendiri maupun yang menerimanya.

Rasul Paulus sungguh sedih terhadap bangsanya sendiri Israel.

Tujuh anugerah

Mereka telah menerima tujuh anugerah terindah dari Allah.

Namun apa artinya, jika anugerah Allah tersebut tiada guna bagi bangsa itu.

Tujuh anugerah itu adalah:

  • Menjadi anak Allah.
  • Kehadiran Allah yang intim.
  • Janji-janji.
  • Hukum Taurat.
  • Ibadah yang indah.
  • Perjanjian.
  • Bapa bangsa yang menurunkan Mesias.

Mesias adalah anugerah terbesar bagi bangsa Israel, Allah yang harus dipuji selama-lamanya. Namun bangsa itu malah menolak Mesias itu.

Penolakan menjadikan “Tujuh Anugerah” Allah tersebut sia-sia bagi bangsa itu.

Sikap itulah yang terus terbawa dalam diri orang-orang Farisi. Mereka tidak mengakui keilahian Yesus. Mereka ahli Taurat, namun Taurat itu ternyata tiada guna bagi mereka.

Mereka salah dalam memahami Taurat, setidaknya itu yang ingin diluruskan Tuhan Yesus.

613 aturan dalam Hukum Taurat, dirangkum menjadi hanya dua aturan utama dalam Hukum Kasih.

Saat Yesus bertandang ke rumah salah seorang Farisi dan menyembuhkan orang sakit busung air, mereka tidak setuju dengan tindakan Yesus.

Itu karena dilakukan saat hari Sabat.

“Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?”

Demikian tantang-Nya.

Menyembuhkan orang saat Sabat termasuk salah satu kegiatan yang dilarang dalam tradisi Yahudi. Namun dengan contoh perumpamaan itu, mereka hanya bisa diam terpaku; tak bisa berargumen.

Pesan hari ini

  • Apa reaksimu saat menerima hadiah dari “sang kekasih”?
  • Apakah akan kamu sia-siakan saja sebagai kenangan?
  • Atau dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna?

Kehadiran Mesias ke dunia adalah hadiah terindah dari Allah bagi manusia.

“Hidup adalah sebuah hadiah istimewa, kesempatan dan tanggungjawab untuk menjadi seseorang yang lebih baik. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here