Yesus Ajarkan Kita untuk tak Tergoda oleh Popularitas

0
707 views

Banyak orang suka berkerumun penuh rasa ingin tahu ketika ada sesuatu kejadian atau peristiwa yang menarik perhatian, misalnya ketika ada kejadian pembunuhan, kecelakaan, bom dijinakkan atau meledak dsb.  Mereka datang ingin mendapatkan sesuatu.  Hal  seperti itu punya magnet atau daya tarik luar biasa.

Ketika nama tenar Yesus sudah menyebar ke segala penjuru, karena apa yang mereka dengar tentang perbuatan-perbuatanNya, orang-orang berbondong-bondong datang ingin melihat dan berjumpa dengan Dia.  Mereka datang bukan hanya dari Galilea, dimana Yesus tinggal dan berkarya, tetapi juga dari Yerusalem dan Yudea di selatan, dari seberang Sungai Yordan, bahkan wilayah-wilayah Tirus dan Sidon yang masih kafir.

Di satu pihak jumlah besar ini tentu membesarkan hati, namun di pihak lain Yesus tahu bahwa mereka belum siap untuk memahami identitasNya atau siapa Dia sesungguhnya.  Pemahaman dan sikap mereka terhadap Yesus masih dangkal.  Mereka datang hanya didorong oleh kebutuhan-kebutuhan sesaat.  Mereka belum sepenuhnya menjadi pengikut-pengikutNya.  Mereka datang untuk mendapatkan sesuatu, belum siap untuk memberi atau sharing.  Namun, Yesus tidak menolak mereka. Ia berbelarasa.

Yesus mengajarkan kita untuk tidak tergoda dengan popularitas kita disanjung dan dielu-elukan.  Ia memberikan teladan kepada kita untuk selalu sadar akan mandat perutusan yang dipercayakan oleh BapaNya, yakni menghantar semua orang mengalami kasih dan kebaikan Allah.  Ia mengundang kita untuk tidak sekedar ikut Dia, tetapi untuk menjadi pengikutNya yang sejati dan menerima Dia sebagai jalan, kebenaran dan kehidupan.

Tuhan Yesus Kristus, dampingilah aku selalu untuk mengagungkan namaMu dan mengimani Engkau sebagai jalan, kebenaran dan kehidupan. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here