Pelita Hati: 11.08.2019 – Hamba yang Setia

0
728 views

Bacaan Lukas 12:32-48

Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.” (Lukas 12:39-40, 43-44, 48) 

Sahabat pelita hati, 

PELITA sabda hari ini menyampaika  dua pesan keutamaan, yaitu  perlunya sikap “setia” dan “bijaksana”. Dua keutamaan yang saling mengandaikan satu dengan yang lain.  Semakin setia akan semakin bijaksana, demikian juga sebaliknya agar tetap setia dibutuhkan sikap bijaksana. 

Sahabat terkasih, 

Kesetiaan adalah hal yang sangat penting bagi hidup manusia. Hidup berkeluarga butuh kesetiaan, dalam bekerja pun butuh setia demikian juga dalam menjalin persaudaraan dan persahabatan. Gagalnya mahligai perkawinan sebagian besar disebabkan oleh kegagalan menjaga komitmen untuk setia. Mengapa orang gagal untuk setia? Karena tidak bijaksana dalam bersikap dan bertindak. Banyak orang yang tergoda oleh tawaran dunia yang menggiurkan sehingga mengabaikan komitmen setianya. Untuk setia hingga pada akhirnya membutuhkan sikap dan kehendak bijak kita. Tradisi kristiani mengajarkan agar  menyediakan waktu yang cukup untuk berdoa, meditasi dan hening diri merenungkan Sabda suci-Nya.   

Sahabat terkasih, 

Mari kita mengambil waktu untuk berkanjang di dalam Tuhan agar hidup kita selalu dinaungi oleh kesetiaan dan kebijaksanaan-Nya. Anda yang sudah berjuang menjaga kesetiaan tetaplah terus berjaga dengan bijaksana agar dapat “naik kelas” untuk menerima berkat Tuhan yang makin melimpah ruah. 

Jalan-jalan ke pulau Sumba,
yang terkenal dengan kuda liarnya.
Berbahagialah para hamba,
yang setia melakukan tugasnya.

Banyutemumpang, Sawangan, Magelang, 
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here