Home BERITA 3-5 Feb 2019: Paus Fransiskus Kunjungi Tanah Arab di UEA, Pertama Kali...

3-5 Feb 2019: Paus Fransiskus Kunjungi Tanah Arab di UEA, Pertama Kali dalam Sejarah

0
Paus Fransiskus dan Putera Mahkota UEA dalam sebuah acara di Vatikan by Ist

INILAH untuk pertama kalinya dalam sejarah ada Paus datang berkunjung ke Tanah Arab, khususnya di Uni Emirat Arab (UEA).

Ini akan terjadi mulai tanggal 3-5 Februari 2019, ketika Paus Fransiskus akan menginjakkan kakinya di salah satu negara kaya di Teluk ini untuk sejumlah agenda acara di Abu Dhabi.

80% “penduduk Katolik” di negara-negara Teluk Arab  yang makmur  ini adalah kaum migran dari berbagai bangsa dan negara yang bekerja di sana. Mereka datang dari Filipina, Spanyol, India, dan Korea. Lainnya datang dari Yordania, Irak, Suriah, Mesir, Libanon.

Pesan persaudaraan

Kunjungan awal Paus Fransiskus akan terjadi di Abu Dhabi di mana pemimpin Umat Katolik Universal ini diagendakan akan melakukan perbincangan dengan Putera Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan. Agenda berikutnya adalah menghadiri pertemuan dengan para anggota the Islamic Council of the Elderly di mana pertemuan itu akan digelar Grand Mosque of Sheikh Zayed, Zayed Sports City.

Sebelum melakukan kunjungan bersejarah di kawasan Teluk Arab untuk yang pertama kalinya dilakukan petinggi Tahta Suci ini, Paus Fransiskus merilis rekaman video yang menyapa hangat masyarakat umum UEA.

“Saudara-saudaraku di UEA yang saya kasih. Kunjungan ini merupakan satu babak baru dalam sejarah hubungan antara masyarakat religius berbeda keyakinan. Semoga kunjungan ini menyatukan kita semua sekalipun kita ini berbeda dan menjauhkan kita dari semua tindak kekerasan dan kebencian,” ungkapnya.

Tanggal 5 Februari, Paus akan menghadiri pertemuan lintas iman yang digelar dengan membahas tema “Human Brotherhood” yang akan digelar di Founder’s Memorial in Abu Dhabi.

Catatan sekilas

Di kawasan Abu Dhabi, Dubai, dan Oman ada sedikitnya 11 paroki, puluhan sekolah Katolik yang diampu oleh para suster biarawati.

Sedikitnya, 2.000-an orang Katolik dari berbagai bangsa menyempatkan diri hadir dalam Misa Malam Natal di sebuah gereja kecil Paroki Perawan Maria di Dubai.

Dubai sendiri menjadi “rumah bersama” bagi setidaknya 6.000-an umat Katolik migran dari berbagai bangsa yang tinggal dan bekerja di UEA.

Misa di alam terbuka

Meski menjamin kebebasan beragama, UEA melarang keras umat Katolik migran itu “mempertobatkan” orang Arab lokal untuk dipermandikan. Gedung-gedung dilarang memasang tanda atau atribut iman kristiani.

Khusus untuk kunjungan Paus ini, UEA mengizinkan digelar Perayaan Ekaristi di tempat umum terbuka.

UEA masuk dalam wilayah administrasi gerejani Vikariat Southern Arabia di mana mayoritas umatnya datang dari Filipina, India yang beragama Katolik, dan beberapa negara Eropa dan Asia lainnya.

Umat Katolik “lokal” berasal dari Libanon, Irak, Suriah, Mesir, dan Yordania.

Vikariat Southern Arab dipimpin oleh Mgr. Paul Hinder.

Sumber: La prima volta di un papa in un Paese del Golfo

Referensi video:

Laporan pemberitaan tentang kunjungan bersejarah Paus ke Tanah Arab.

Keterangan Mgr. Hindler soal kunjungan Paus

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version