Home BERITA Misa Stational Mgr. Paulinus Yan Olla MSF di Gereja Katedral Tanjungselor, Kaltara

Misa Stational Mgr. Paulinus Yan Olla MSF di Gereja Katedral Tanjungselor, Kaltara

0
Para Uskup dan Vikjen usai Misa Stational di Gereja Katedral Tanjungselor, Minggu 6 Mei 2018. (Laurensius Suryono/Keuskupan Malang)

MISA Stasional  Mgr. Paulinus Yan Olla MSF yang telah resmi menjadi Uskup Keuskupan Tanjung Selor telah berlangsung di Gereja Katedral Tanjungselor, Minggu 6 Mei 2018.

Dalam homilinya, beliau banyak menyampaikan tentang kasih yang bersumber dari Yesus  berdasarkaan acuan Injil Johanes 15:9-17.

Ia juga mensharingkan pengalaman beliau, ketika masih menjadi Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Malang dan dosen STFT Widya Sasana Malang.

Hadir pada kesempatan itu tidak kurang dari 19 uskup dan vikjen yang mewakili uskup, termasuk Nuntio Dubes Vatikan untuk RI Mgr. Piero Pioppo, hadir dan duduk di panti imam baris belakang.

Mgr. Paulinus Yan Olla MSF.

Puluhan imam dan suster

60-an imam dari berbagai tarekat dan keuskupan dengan  kasula sama dan baru berwarna kuning gading duduk di bangku depan tengah gereja. Lebih dari 100-an dari berbagai tarekat dan keuskupan serta ratusan umat dari paroki-paroki di Keuskupan Tanjungselor, para tamu undangan,  termasuk keluarga besar Monsinyur dari Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

Tarian khas adat Dayak selalu ada mengawali prosesi para uskup dan imam sebelum memasuki gereja dan ketika menghantar persembahan. Musik pengiring tarian terdengar khas suara alat petik sape yang menusuk relung hati dan menggetarkan jiwa. Pakaian para penari khas bercorak adat Dayak serta warna-warni sungguh indah dan membuat takjub bagi para umat yang melihatnya.

Mgr. Paulinus Yan Olla MSF menyampaikan ucapan terima kasih.

Latihan dua bulan

Perayaan Ekaristi menjadi lebih semarak dengan nyanyian-nyanyian dari anggota koor dari Paroki Tarakan. Mereka menyanyikan berbagai lagu sejak sebelum pembukaan misa, pada waktu misa dan juga di akhir perayaan ekaristi.

Ada nyanyian-nyanyian daerah, serta nyanyian liturgi pada umumnya yang dinyanyikan pada waktu Penahbisan Imam.

Kelompok koor dari Paroki Tarakan, Tanjungselor, Kaltara.

Tidak kurang  70 orang anggotanya ditempatkan di balkon belakang gereja katedral. Menurut seorang nara sumber,  ‘koor’ ini telah dipersiapkan sekitar dua bulan. Setiap pekan, mereka berlatih tidak kurang dari empat kali di Gereja Tarakan. Dan hasilnya sungguh luar biasa.

Ratusan anak-anak    

Ada suatu pemandangan yang bisa dikatakan “aneh” setelah komuni yakni kehadiran ratusan anak-anak.

Hal ini baru dilihat, ketika mereka berbaris rapi memohon berkat kepada Mgr. Paulinus Yan Olla MSF dan Mgr. Yustinus Harjosusanto MSF.

Ternyata mereka datang dari pelosok-pelosok pedalaman Keuskupan Tanjungselor. Ada yang mengistilahkan mereka itu datang dari “camp–camp”.

Berkat untuk anak-anak yang datang dari pedalaman.

Mereka  sudah datang bersama orangtua masing-masing sejak Kamis tanggal 3 Mei 2018 atau bahkan sebelumnya. Mereka inilah yang kelak dikemudian hari akan menjadi tumpuan masa depan Gereja di Keuskupan Tanjung Selor.

Sesudah Perayaan Ekaristi selesai, Mgr.  Olla MSF memberi kesempatan kepada siapa saja yang ingin berfoto dengan beliau, biarawan, awam, teman sejawat, teman seangkatan pada waktu sekolah, keluarga dari daerah asal TTU, termasuk mereka yang pernah menjadi rekan dalam pelayanan pastoral.

Prosesi persembahan ke altar dalam Misa Stasional Mgr. Paulinus Yan Olla MSF.

Tahbisan uskup

Upacara penahbisan Mgr. Paulinus Yan Olla MSF sebagai Uskup Tanjungselor, dilaksanakan di Lapangan Agatis Tanjung Selor, hari Sabtu 5 Mei 2018 mulai pukul 08.30 WITA.

Sebagai Uskup Penahbis Utama adalah Mgr. Yustinus Harjosusanto MSF (Keuskupan Agung Samarinda) didampingi  Mgr. AM Sutrisnaatmaka MSF (Keuskupan Palangkaraya) dan Mgr. Petrus Boddeng Timang Pr (Keuskupan Banjarmasin).

Duta Besar Vatikan Mgr. Piero Pioppo berkenan menunjukkan surat pengangkatan dari Tahta Suci.

Vesper solemnis jelang tahbisan episkopal

Prosesi ini dipimpin oleh Mgr. Antonius Bunjamin OSC, Uskup Keuskupan Bandung, di Gereja Katedral Tanjungselor, Jumat sore 4 Mei 2018.

Pada kesempatan ini, Uskup Terpilih menyampaikan janji dan pengakuan iman di hadapan Gereja dan umat. Juga  berlangsung pemberkatan insignia Uskup.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version