Home KITAB SUCI & RENUNGAN HARIAN Sabda Hidup: Senin, 19 September 2016

Sabda Hidup: Senin, 19 September 2016

0

Yanuarius

warna liturgi Hijau

Bacaan

Ams. 3:27-34; Mzm. 15:2-3ab,3cd-4ab,5; Luk. 8:16-18. BcO Tb. 2:1-3:6

Bacaan Injil: Luk. 8:16-18.

16 “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. 17 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. 18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”

Renungan:

SETIAP orang pasti mempunyai rahasia dalam hidupnya. Ada yang sungguh kuat menyimpannya sampai waktu yang tak terbatas, bahkan sampai ajal menjemputnya. Ada pula yang bertahan hanya dalam beberapa saat. Kadang-kadang rahasia yang dimiliki tersebar dan menjadi rahasia umum istilahnya. Satu orang mendengar rahasia itu, maka seribu orang pun akan mendengar kemudian.

Tuhan Yesus bersabda, “Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan” (Luk 8:17). Segala sesuatu akan terbuka pada waktunya. Sesuatu yang tersembunyi akan dinyatakan, yang rahasia akan diketahui dan diumumkan.

Menjaga rahasia memang membutuhkan daya tahan yang cukup. Satu orang kita beritahu rahasia kita maka pada saatnya seribu orang akan mengetahuinya. Mereka tidak mempunyai keharusan untuk menjaga rahasia itu walau telah berjanji untuk menjaganya. Maka ketika kita mempunyai rahasia layak kalau kita menahan diri menceritakannya kepada siapapun.

Kontemplasi:

Pejamkan matamu sejenak. Ingatlah satu rahasiamu yang ingin kausimpan rapat-rapat dan tidak akan kaubuka pada siapapun.

Refleksi:

Bagaimana menjaga rahasia?

Doa:

Tuhan semoga aku mampu menjaga hal-hal yang semestinya aku jaga. Amin.

Perutusan:

Aku mesti sangat berhati-hati memilih orang yang akan menerima rahasiaku. -nasp-

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version