Tiga Syarat Mengikut Tuhan Yesus

0
980 views
Memikul salib pribadi

Bacaan 1: Rm 13:8-10

Injil: Luk. 14:25-33

Dalam tugas kunjungan ke paroki-paroki sebagai Dewan Pastoral Keuskupan, kadang saya sering menemukan hal-hal yang diluar dugaan. Suatu ketika, saya menjumpai adanya Orang Muda Katolik (OMK) yang kurang aktif. Ternyata beberapa OMK dilarang orang tua aktif pelayanan di gereja.

Ada juga model umat, yang hanya ikut berpartisipasi dalam sumbangan uang. Baginya sudah cukup dengan sumbangan uang maka tak perlu lagi melayani di gereja.

Perikop hari ini memberikan kriteria gamblang bagaimana mengikut Tuhan Yesus secara dekat.

Ada tiga kriteria:

  • Berani melepaskan dari ikatan kekeluargaan. Bukan berarti Yesus ingin meniadakan perintah keempat Allah (hormatilah ayah ibumu). Namun Ia ingin menekankan prioritas dan komitmen mengikuti secara totalitas.
  • Berani dan mau menderita bersama Kristus dengan memikul salib pribadi dan menyangkal diri.
  • Tidak terikat pada hal duniawi (titiklemah manusia).

Ketiga syarat utama ini tetap berlaku hingga hari ini.

Saat itu, Tuhan Yesus mengajar mereka tentang makna dan syarat kemuridan-Nya dalam perjalanan ke Yerusalem, menuntaskan misi penebusan dosa manusia. Ia ingin para murid juga ikut menderita bersama-Nya.

Menjadi Kristen tidak cukup hanya dibaptis lalu memberi sumbangan dan tidak mau mengikuti-Nya dari dekat. Menjadi murid-Nya berarti mau melepaskan diri dari ikatan duniawi dan bersedia melayani-Nya.

“Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.”

Demikian sabda-Nya.

Dengan kepedulian kepada sesama, secara otomatis juga telah menerapkan kedua hukum utama yaitu Hukum Kasih. Mengasihi Allah Bapa yang tidak bisa dilihat melalui ciptaan-Nya yang bisa dilihat, yaitu manusia dan seluruh isi alam semesta.

“Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.”

Demikian pengajaran Rasul Paulus kepada jemaat di Roma untuk menghindarkan mereka dari perpecahan diantara jemaat.

Pesan hari ini

Salib Tuhan Yesus dan penderitaan-Nya, lebih berat daripada salib pribadimu. Maka jalani hidup dengan penuh sukacita daripada hanya mengeluh saja.

“Jangan mengeluh atas situasimu saat ini, siapa tahu orang lain justru menginginkannya melihat situasimu saat ini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here