Dua Frater Somaskan Asal Indonesia Terima Tahbisan Diakonat di Roma

0
253 views
Dua frater Ordo Somascan ssal Indonesia terima Tahbisan Diakonat nya di Roma. (Dok. Ordo Somascan/CRS)

DUA frater Indonesia dari Ordo Somaskan hari Minggu tanggal 3 Juli 2022 kemarin telah menerima tahbisan diakonatnya di Basilika Ordo Somascan “Santo Bonifasius & Santo Aleksius, Aventino” di Roma, Italia.

Kedua Diakon anyar calon imam Ordo Somaskan (CRS) itu adalah:

  • Fr Yuvensius Gebrino Eswi Rodos CRS, kelahiran Ndawang, Manggarai Timur, Oktober 1989.
  • Fr Alphonsus Kristianus Ndale CRS, kelahiran Ende, Oktober 1991.
Diakon Alphonsus Kristianus Ndale CRS (kiri) dan Diakon Yuvensius Gebrino Eswi Rodos CRS. Kedua calon imam Ordo Somascan ini baru saja menerima tahbisan diakonatnya di Roma, Minggu tanggal 3 Juli 2022. (Dok. CRS)

Uskup mantan Superiror Jenderal Kongregasi Somascan

Prosesi tahbisan diakonat kedua frater Indonesia asal Flores, NTT, ini dilakukan oleh Uskup Agung Vieste-Manfredonia-San Giovanni Rotondo: Mgr Franco Moscone CRS.

Beliau adalah mantan Superior Jenderal Ordo Somascan.

Makna tahbisan diakonat

Tahbisan Diakonat adalah sebuah momen penting bagi para frater – calon imam dan pemimpin Gereja.

Diakon adalah jenjang imamat pertama, sebelum seorang ditahbiskan menerima Sakramen Imamat dan ditahbiskan menjadi imam.

Dua frater calon imam Ordo Somascan menerima tahbisan diakonatnya dari tangan Uskup Keuskupan Agung Vieste-Manfredonia-San Giovanni Rotondo: Mgr Franco Moscone CRS. Sebelum mengampu tugas baru sebagai uskup, Mgr. Moscone menjabat Superior Jenderal Ordo Somascan, (Dok Somascan).

Dengan tahbisan diakonat, seorang frater calon imam mulai memasuki tahap awal status imamatnya dan berhak memberi Sakramen Baptis, serta meneguhkan Sakramen Perkawinan.

Tahbisan Diakon dapat disebut momen penting yang mengakhiri pendidikan seorang frater. Sesudah tahbisan mereka akan berkarya dalam pastoral paroki dan kategorial sesuai dengan penempatan mereka.

“Kami baru selesai mengenyam pendidikan Bakaloriat Teologi di Pontifikal Universitas Santo Anselmus,” kata Fr Yuvens CRS.

Fr. Yuvens CRS menambahi, ia dan Fr Alfons merupakan dua religius Ordo Somaskan pertama asal Indonesia yang dikirim untuk studi di Roma.

Prosesi tahbisan diakonat untuk kedua frater calon imam Ordo Somascan dari Indonesia di Roma, 3 Juli 2022. (Dok. Somascan)
Uskup Penahbis bersama dua diakon baru calon imam Ordo Somascan dari Indonesia. (Dok. Somascan)

Bentukan Santo Hironimus Emiliani

Untuk diketahui, Ordo Klerikus Reguler dari Somaska didirikan oleh Santo Hironimus Emiliani, pelindung universal bagi para yatim dan piatu.

Hironimus lahir dari keluarga bangsawan di Venezia, Italia 1486.

Ia menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan, setelah dibebaskan secara mukjizat dari penjara melalui bantuan Santa Perawan Maria. Terjadi, ketika Kastel Quero yang dibelanya jatuh dalam perang melawan liga Cambrai.

Sementara Biara Somaskan di Indonesia berada di Pulau Flores, NTT, meliputi Maumere “Arch. Giovanni Ferro” sebagai rumah pembinaan. Itu berlokasi di Dusun Gere RT 11/ RW 3, Desa Koting A, Kecamatan Koting.

Selain itu, juga masih ada biara dan Panti Asuhan “St. Hironimus Emilianus” di Cimpar, Kelurahan Carep, Keuskupan Ruteng, Flores, NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here