Menjadi Pelaku Firman

0
849 views
Ilustrasi: Menolong sesama.

SEWAKTU tiba pertama kali di Padang, saya dijemput oleh Mas Odo, supir Keuskupan Padang. Saya diminta menulis di kertas tulisan “Pastor”. Maksudnya agar saya dan teman gampang mengenalnya. Selain itu, oleh seorang romo lain disampaikan kepada Mas Odo, kalau lihat orang yang kulit hitam legam, maka itulah orangnya.

Ini cerita lain terkait identitas. Seorang biarawaan-biarawati gampang dikenal dari pakaian yang dikenakan. Seorang imam juga dikenal ketika dia mengenakan jubah dan kasula, atau saat memberikan pelayanan dengan mempergunakan simbol-simbol tertentu.

Hari ini, Tuhan Yesus melalui Injil Matius 12 : 46 -50 memberi sebuah identitas baru bagi orang yang mengikuti Dia. Identitas baru itu adalah menjadi saudara, saudari dan ibu Yesus, dengan berkata: “Siapakah saudara-saudari dan ibu-Ku? Barangsiapa yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah Saudara-Ku, saudari-Ku, dialah Ibu-Ku.”

Dengan kata lain, Yesus ingin mengatakan bahwa, identitas dari murid-Nya adalah menjadi pelaku firman.

Menjadi murid Yesus, tidak sekedar dibaptis, memakai dan mengenakan simbol-simbol keagamaan dan lain-lain. Menjadi.murid Yesus itu, harus memiliki sebuah identitas yang jelas, yang menurut bahasa Injil. Matius adalah pelaku Firman Tuhan.

Semoga kita tidak hanya menjadi pendengar, tapi juga pelaku Firman Tuhan Yesus dalam hidup kita. Selamat pagi. Salam dan doa berkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here