Allah Menjadikan Segala Sesuatu Baik

0
485 views
Allah menjadikan segala sesuatu baik. (Ist)

Bacaan 1: 1Raj 11:29-32; 12:19
Injil: Markus 7:31-37

DALAM kisah penciptaan, selama enam hari Allah menciptakan alam semesta dengan segala isinya.

Semuanya itu dikatakan baik, bahkan ciptaan di hari terakhir yaitu manusia dikatakan sungguh amat baik.

Dari kisah itu, bisa dilihat bahwa tidak ada yang jelek diciptakan oleh Allah.

Segala sesuatu diciptakan dengan baik, hanya kemudian manusia merusak rancangan Allah tersebut.

Allah telah memilih bangsa Israel sebagai “Bangsa Terpilih” melaksanakan kehendak-Nya. Bangsa Israel akan menjadi terang bagi bangsa-bangsa lain untuk mengenal Allah.

Namun dalam perjalanannya sebagian besar bangsa itu malah menolak-Nya dan jatuh dalam penyembahan berhala.

Salomo adalah raja paling berhikmat yang pernah ada di dunia.

Allah telah menganugerahkan banyak hal untuknya. Namun ia jatuh dalam penyembahan berhala karena menikahi perempuan-perempuan kafir dari bangsa-bangsa Mesir, Moab, Amon, Edom, Sidon, dan Het.

Tidak seperti ayahnya bertobat setelah berdosa, Salomo bahkan malah membuat dosa lain. Ia merencanakan pembunuhan pegawainya sendiri, yaitu Yerobeam.

Sesuai dengan janji-Nya bahwa Ia akan menghukum Salomo, jika tidak hidup seturut perintah-Nya, Allah mengoyakkan kerajaannya. Allah memberikan sepuluh suku kepada Yerobeam yang kemudian dikenal sebagai Kerajaan Israel Utara.

Allah telah menjadikan bangsa Israel baik, namun Salomo merusak rancangan-Nya.

Tuhan Yesus hadir ke dunia tidak hanya bagi bangsa Yahudi saja. Yesus juga mewartakan dan singgah ke daerah orang-orang kafir seperti Tirus dan Sidon atau bangsa Fenesia (saat ini Libanon).

Lalu Yesus juga singgah ke daerah orang kafir lainnya yaitu, Dekapolis (sepuluh kota).

Di daerah tersebut, Yesus banyak membuat mukjizat.

Tuli dan bisu barangkali juga bisa merupakan simbolik sebagai orang kafir yang tidak bisa mendengar dan mewartakan “Kebenaran dari Allah”.

Maka denga sabda-Nya, “Effata” artinya: Terbukalah.

Yesus membuka ketulian dan kebisuan dari orang kafir tersebut sehingga mampu mendengarkan “Kebenaran dari Allah”.

Buah dari pelayanan Yesus telah menjadikan Tirus dan orang-orang Fenisia sebagai bangsa kedua yang menjadi pengikut Kristus setelah Yahudi.

Yesus telah menjadikan orang-orang Fenisia menjadi lebih baik, mau mendengarkan-Nya serta menjadi pengikut-Nya.

Pesan hari ini

Setiap orang diciptakan secara unik dan sungguh amat baik di mata-Nya, manusia tinggal merawatnya. Namun kadang ada orang yang malah menghancurkan kehidupannya di hadapan Allah.

“Tuhan senantiasa mendengarkan keluhanmu dan pasti akan menolongmu di saat yang tepat. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here