RIP Petrus Ngadirin Hardiwiyana (69), Alumnus Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan 1977

0
77 views
RIP Petrus Ngadirin Hadiwiyana. (Ist)

KABAR duka. Kali ini datang dari Ikafite – forum Ikatan Alumni Filsafat Teologi Universitas Sanata Dharma. Kali ini diberitakan demikian.

Telah meninggal dunia di Depok, Kabupaten Bogor, hari Senin tanggal 15 April 2024: Petrus Ngadirin Hardiwiyana (69).

Almarhum adalah alumnus KPA Seminari Mertoyudan tahun 1973; selama beberapa tahun lamanya pernah menjadi imam diosesan Keuskupan Agung Semarang.

Almarhum pernah berkarya antara lain di Paroki Promasan, Kulon Progo, DIY. “Almarhum menggantikan saya tugas pastoral di Paroki Promasan sejak September 1986 silam,” kata Romo Kartasudarma Pr, imam diosesan KAS.

Kenangan lama

Almarhum Ngadirin adalah mantan imam diosesan KAS, angkatan kita di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan tahun 1977. “Almarhum menerima Sakramen Imamat dan ditahbiskan menjadi imam diosesan KAS tahun 1984,” papar Bambang Relianto, teman almarhum sejak di Seminari Mertoyudan 1973.

“Almarhum Ngadirin masuk seminari dari KPA berbarengan dengan Romo Kirjito Pr, Romo Hendaryono Pr, dan Romo Suharto Widodo Pr,” tambah Relianto.

“Almarhum menjadi pembimbing tahun orientasi pastoral saya di Paroki Wates,” ungkap Ari Benawa.

RIP Petrus Ngadirin Hadiwiyana, alumnus Seminari Tinggi Kentungan 1977. (Ist)
Requiem untuk Petrus Ngadirin Hardiwiyana, alumnus Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan. (Ist)

Dulu pernah di tinggal di Duren Sawit, Jaktim

“Terakhir, ketika isterinya masih hidup, almarhum Ngadirin tinggal di wilayah Paroki Duren Sawit. Terakhir, konon Ngadirin mencari nafkah dengan cara menjadi tukang terapis. Saya terakhir ketemu almarhum Ngadirin, ketika ia masih menjadi imam di Paroki Promasan. Pembimbing rohani dan mentor almarhum Ngadirin adalah Romo Supriyanto Pr,” tulis A. Kunarwoko, teman almarhum sejak di Seminari Mertoyudan.

“Ngadirin teman sebelah kamar di Seminari Tinggi Kentungan. Teman badminton dan seneng humor,” tambah Joko Trimartanto, juga teman sesama alumni Seminari Mertoyudan dan Seminari Tinggi Kentungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here