Ikut Yesus Secara Radikal

0
224 views

Rm 13 : 8-10 dan Luk 14: 25-33

Tidak gampang seseorang mau mengikuti Yesus dalam hidupnya. Mesti ada pertimbangan yang matang.

Dua perumpamaan tentang ini dikemukakan Yesus, perihal memperhitungkan dan mempertimbangkan untuk ikut Dia, yaitu perencanaan membangun rumah dan raja yang siap berperang.

Kalau tanpa perhitungan dan pertimbangan yang matang, semua rencana akan amburadul.

Bagi kita para murid Yesus, dituntut untuk dengan lepas bebas ikut Yesus. Kita mesti bebas dari ikatan darah, harta milik dan bahkan bebas dari ikatan dengan diri sendiri.

Orang yang masih terikat, tidak pantas menjadi murid Yesus. Orang yang siap mengikuti Yesus harus mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh bagaimana ia akan berjuang dan langkah apa yang perlu ditempuh.

Mengikuti Yesus dituntut sikap radikal. Istilah “radikal” berasal dari kata Latin ‘radix’ yang berarti akar. Sikap yang berakar memang diperlukan untuk mengembangkan hidup yang terlibat agar berbuah.

Kalau hidup orang Kristen tidak berakar pada kasih Kristus, maka hidupnya akan kering, mati dan tidak berbuah. Kesuburan hidup dan hidup yang berbuah ditentukan oleh akar-akar pohon yang sehat dan mampu menyerap asupan unsur hara dari humus tanah kasih Yesus dan mengolahnya menjadi kekuatan.

Sikap yang radikal itu tidak dimaksudkan untuk menjelekkan dan menyerang orang yang berkeyakinan berbeda. Sikap yang radikal itu sikap orang Kristen untuk ikut Yesus dengan sungguh-sungguh.

Doaku: Ya Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk siap meninggalkan segala sesuatu, berakar dan bertumbuh dalam kasih-Mu agar bisa mengikuti Engkau dengan sungguh-sungguh. Amen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here