Pelita Hati: 21.08.2018 – Jalan Menuju Kerajaan Allah

0
667 views

Bacaan Matius 19:23-26

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Ketika murid-murid men dengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?” Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”

Sahabat pelita hati,

MEMBACA pelita sabda hari ini harus disambungkan dengan ayat-ayat sebelumnya alias pelita sabda yang kita renungkan kemarin. Jika Tuhan bersabda “sukar sekali orang kaya masuk ke dalam kerajaan surga,” ini untuk menyebut seorang muda kaya yang sedih ketika Tuhan memerintahkan untuk menjual seluruh hartanya dan membagikannya kepada orang miskin dan menderita. Dengan kata lain Tuhan mau mengajarkan bahwa sukarlah orang masuk kerajaan Allah jika masih menjadikan harta dunia sebagai satu-satunya jaminan hidup. Orang bijak mengatakan, “kita boleh dekat tetapi tidak boleh lekat.” Yang dimaksud adalah bahwa hidup manusia tentu harus dengat dengan materi dan harta dunia tetapi tak boleh lekat padanya seakan-akan menjadi penjamin satu-satunya. Dengan demikian pesan yang mau diwartakan oleh Tuhan adalah jika kita ingin mengikuti Yesus kita tak boleh mengandalkan harta dunia dan kekayaan semata tetapi menjadikan kekayaan materi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, yakni berbagi dengan sanak saudara yang lemah dan menderita. Bukankah Tuhan ada di dalam diri mereka?

Sahabat terkasih,

Semoga kita semakin bijak dalam bertindak dan bersikap. Selalu menjadikan Tuhan sebagai yang utama dari semuanya sambil percaya bahwa bagi Tuhan tidak ada yang tidak mungkin. Inilah jalan menuju kerajaan Allah.

Ada besar ada kecil,
ada lahir ada batin.
Bagi Tuhan tak ada yang mustahil,
bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here