Pelita Hati: 02.01.2023 – Aku Bukan Mesias

0
574 views

Sahabat pelita hati,

“AKU bukan Mesias,” itulah jawaban lugas dan apa adanya dari Yohanes Pembaptis ketika orang-orang Yahudi termasuk di antaranya orang Farisi mempertanyakan siapa dia sesungguhnya? Memang orang Farisi dikenal sangat “legalis” alias selalu berpegang pada hukum dan aturan. Menurut hukum, Mesias atau para nabilah yang berhak membaptis. Karenanya orang-orang Farisi mempertanyakan Yohanes  ketika melakukan pembaptisan kepada banyak orang padahal mengaku bukan Mesias dan bukan salah seorang nabi. Orang Farisi sangat sibuk dengan urusan formalitas duniawi yang kadang justru menunjukkan dangkalnya hati mereka. Dalam cerita Injil banyak kali orang-orang Farisi menegur para murid yang tidak berpuasa dan tidak mencuci tangan ketika perjamuan. Mereka pun selalu mempersalahkan Yesus ketika dianggap tak menghormati hari sabat atau bahkan melanggar hukum sabat. Mereka mengagung-agungkan formalisme hukum sempit dan tak sampai kepada penghayatan iman sejati. Karenanya dalam pelita sabda hari ini Yohanes membuka mata hati dan iman mereka bahwa di tengah-tengah mereka ada Dia yang tidak dikenal yang lebih besar daripadanya. Dia tidak hanya membaptis dengan air tetapi dengan Roh Kudus. 

Sahabat terkasih,

Semoga kita mampu meneladan Yohanes yang apa adanya. Tak menutup-nutupi apalagi penuh basa-basi. Tak takut pada siapa pun jika yang ia lakukan berdasarkan kebenaran.  Tetap semangat dan berkah Dalem.

Bunga mawar bunga melati
mekar indah di taman hati.
Yohanes adalah nabi sejati,
apa adanya dan tulus hati.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan: 1 Yohanes 2:22-28, Yohanes 1:19-28

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: “Siapakah engkau?” Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: “Aku bukan Mesias.” Lalu mereka bertanya kepadanya: “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Dan ia menjawab: “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?” Dan ia menjawab: “Bukan!” Maka kata mereka kepadanya: “Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?” Jawabnya: “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.” Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Mereka bertanya kepadanya, katanya: “Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?” Yohanes menjawab mereka, katanya: “Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.”  Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis. (Yoh. 1:19-28)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here