Pelita Hati: 05.05.2021 – Ranting yang Berbuah

0
552 views

Bacaan: Kis.15:1-6, Yoh. 15:1-8

Akukah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” (Yoh 15:1-2.5.8)

Sahabat pelita hati, 

PELITA sabda hari ini sama persis dengan pelita sabda hari Minggu, 02 Mei 2021 yang lalu. Dalam perumpamaan tentang pokok anggur ini, Yesus menunjukkan dua cara untuk memiliki hidup yang berbuah. Pertama, anggur barulah bisa berbuah kalau ranting dan seluruh daunnya dikerat atau dipotong. Bagi tanaman anggur, pembersihan ranting dan pengeratan cabang bersama daun-daun tentu merupakan kejadian yang menyakitkan karena mengakibatkan adanya luka pada batang dan dahan. Namun dengan cara itulah tanaman anggur memungkinkan untuk berbuah. Demikian juga hidup kita perlu ditempa melalui berbagai perjuangan yang terkadang membuat luka. Tetapi dengan peristiwa itu justru kita belajar bagaimana harus memerjuangkan hidup.

Sahabat terkasih,

Cara kedua agar tanaman anggur dapat berbuah adalah ranting itu harus tinggal dan menyatu dengan pohon. Demikian juga agar hidup kita berbuah, Tuhan mensyaratkan untuk tinggal di dalam-Nya: “Jika kamu tinggal di dalam Aku dan Aku tinggal di dalam kamu.” Buah dari kehidupan yang sejati akan diperoleh kalau secara konsisten kita  tinggal di dalam Yesus dan dengan demikian Yesus juga tinggal di dalam kita. Ketika setiap pagi dan setiap hari kita mendengarkan serta merenungkan pelita sabdanya, sejatinya kita sedang tinggal di dalam sabda-Nya. Niscaya hidup kita akan membuahkan kebaikan. Selamat mengawali hari, semoga hidup kita makin berbuah dan dengan demikian nama Tuhan semakin dimuliakan.

Tuhan adalah pokok anggur kehidupan,
kita adalah ranting-rantingya.
Tuhan adalah sumber keselamatan,
bagi yang percaya kepada-Nya.


dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here