Pergi ke Seluruh Dunia

0
213 views
Rasul Agung St. Fransiskus Xaverius yang pernah menginjakkan kaki di Maluku hingga ke Asia Timur. (Ist)

Puncta 03.12.21
Pesta St. Fransiskus Xaverius, Imam dan Pelindung Misi
Markus 16: 15-20

FRANSISKUS Xaverius adalah satu dari tujuh Yesuit pertama yang menjadi cikal bakal Serikat Yesus. Dialah imam yang ditugaskan menjalankan misi ke Hindia-Portugis.

Ia berlayar menuju Goa, India, dan tiba di sana pada 6 Mei 1542. Ia tidak hanya melayani orang-orang Portugis, namun mewartakan Injil, mengajar dan melayani sakramen-sakramen bagi penduduk asli India.

Perjalanan misinya dilanjutkan ke Ceylan dan Malaka. Pada tahun 1547, Fransiskus Xaverius mewartakan Injil di Maluku, Ternate, dan Ambon.

Untuk menghormati jasanya yang telah menanam benih iman di wilayah Maluku, Gereja Katedral Ambon diberi nama pelindung Santo Fansiskus Xaverius.

Ia tidak berhenti di situ.

Dengan semangat yang besar, ia melanjutkan karya misi di Jepang. Pada tanggal 15 Agustus 1549 ia menginjakkan kaki di Jepang dan mulai berkarya di sana. Ia belajar adat istiadat dan bahasa Jepang.

Selama dua tahun buah-buah iman mulai tumbuh berkat ketekunan orang kudus ini.

Dalam perjalanan menuju ke Malaka, kapalnya dihantam badai dan harus bersandar di Guangzhao. Di situ ia mendengar ada orang-orang Portugis yang dipenjara dan mereka minta agar ada duta besar Portugis mengurus nasib mereka.

Ia kembali ke Goa. Bersama Diego Pareira sebagai duta besar, Fransiskus Xavierius berangkat ke Tiongkok. Namun ternyata surat penujukannya sebagai Nuntio Apostolik tertinggal.

Kapalnya tidak bisa masuk ke daratan Tiongkok.

Mereka berlabuh di Pulau Sangchuan. Dalam masa penantian itu Fransiskus Xaverius meninggal di usia 46 tahun. Jenazahnya dibawa pulang di Goa, India.

Misionaris besar ini mengikuti sabda Yesus, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Ia menjalankan misinya berlayar jauh dari negerinya ke daerah Asia. Ia memperkenalkan Kristus kepada semua suku bangsa, bahkan sampai di Tanahair kita.

Ia termasuk orang yang menanam benih kekatolikan di wilayah Nusantara. Usianya yang masih muda itu diisi untuk mewartakan Injil.

Dengan kesetiaan, ketekunan dan kerendahan hatinya, ia menyelamatkan banyak jiwa. Ia membawa banyak orang mengenal Yesus Kristus, Sang Juruselamat.

Ia mengajarkan iman dan moral yang bersumber pada Injil.

Ia diangkat menjadi Orang Kudus, pelindung misi oleh Paus Gregorius XV pada 12 Maret 1622, bersama St. Ignatius Loyola.

Perintah agung Yesus tetap bergema sampai sekarang, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Perintah itu juga ditujukan kepada kita semua. Marilah kita menghidupi semangat misioner St. Fransiskus Xaverius ini, agar semakin banyak orang mengenal dan mengikuti Kristus.

Berburu di hutan belantara,
Hanya ketemu seekor kancil.
Pergilah ke seluruh dunia
Ayo wartakanlah Injil.

Cawas, mari kita bermisi…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here