Renungan Jumat 13.09.19: I Tim 1:1-2,12-14: Masa Lalu

0
557 views
Santo Paulus.

SEMUA orang mempunyai masa lalu. Ada yg masa lalunya baik, ada yg masa lalunya kurang baik.

Masa lalu yg baik, menjadikan manusia mudah untuk mennyukurinya. Bagaimana dengan orang yg mempunyai masa lalu yg kurang baik?

Masa lalu yg tidak baik, kalau tidak terolah dengan baik menjadikan orang trauma, luka batin dan menjadi cacat pusaka.

Mari kita belajar dari hidup Santo Paulus. Ia mempunyai masa lalu yg kurang baik. Ia memberikan kesaksian: “

Tadinya aku seorang penghojat dan seorang penganiaya yg ganas”. Namun setelah ia ditangkap oleh Yesus dalam perjalannya ke Damsyik membuat Paulus bertobat. Ia memberikan kesaksian, “tetapi kini aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan, yaitu di luar iman.”

Paulus bertobat. Karena iman akan Kristus Yesus ia meninggalkan manusia lama dan bertumbuh menjadi manusia baru.

Kasih karunia Kristus itulah yg mengubah Paulus menjadi manusia baru.

Kita pun percaya akan rahmat Tuhan yg mampu mengubah hidup seseorang. Kuncinya adalah keterbukaan hati untuk dibimbing dan diarahkan oleh Allah sendiri. Allah selalu bekerja dalam diri kita. Kita diajak untuk menanggapi karya Allah dengan keterbukaan hati.

Maka marilah kita mohon kepada Tuhan semoga kita dianugerahi kerendahan hati untuk berani meninggalkan kejelekan dan kelemahan yg ada dalam diri kita.

Kita tinggalkan manusia lama dan terus kita bangun menjadi manusia baru karena kasih karunia Tuhan sendiri.

Tuhan memberkati kita. @diopr.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here