Adven bagi Para Bangsa

0
93 views
Ilustrasi

Senin Adven 1: Yes 2:1-5 ; Mat 8:5-11.

Nabi Yesaya meramalkan tentang sekelompok orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem. Sebuah kelompok yang sudah tahan uji, dimurnikan dalam segala macam kesusahan. Di tengah bangsa itu, akan bangkit seorang tokoh baru yang akan memimpin Israel.

Inilah harapan akan datangnya seorang Mesias baru, di mana Yerusalem sebagai pusat peribadatan, tempat berkumpul segala bangsa untuk menyembah Allah. Pada masa baru ini, semua bangsa akan hidup damai, karena mata pedang ditempa jadi mata bajak dan tombak jadi pisau pemangkas.

Zaman seperti inilah yang didambakan segala bangsa.

Zaman yang didambakan itu muncul dalam diri Tuhan Yesus sang Mesias, Anak Allah. Kisah penyembuhan hamba seorang perwira di Kapernaum melukiskan tentang zaman ini.

Nubuat Yesaya mulai terpenuhi. Iman perwira, seorang yang dianggap kafir justru dipuji Yesus: “Sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Kujumpai pada seorangpun di antara orang-oramg Israel.”

Sikap perwira menjadi gambaran tentang sebuah kelompok bangsa baru yang akan berhimpun dan percaya kepada Allah dan yang sedang menantikan kedatangan Mesias yang akan memimpin segala bangsa dalam suasana damai sejahtera.

Jika kita juga memiliki sikap rendah hati dan penuh iman seperti perwira Romawi itu, kita pun boleh menikmati hidup penuh damai dan sukacita bersama Kristus yang kita nantikan kedatangan-Nya pada Zaman Parousia, masa penuh damai dan sukacita.

Doaku: Ya Tuhan Yesus, ciptakan aku jadi baru, memiliki kerendahan hati dan penuh iman dan harap menantikan kedatangan-Mu. Amen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here