Diringkus karena Dicurigai Mau Bakar Gereja Katedral St. Patrick di Manhattan, New York City

0
383 views
Gereja Katedral St. Patrick di Manhattan NY by New York Daily.

SEORANG pria berumur 37 tahun telah diringkus aparat keamanan NYPD, setelah yang bersangkutan dicurigai jangan-jangan mau membakar Gereja Katedral St. Patrick di kawasan Manhattan, New York City, AS.

Ia ditangkap polisi anti teror NYPD pada tanggal 17 April 2019 (waktu New York), karena dianggap telah membawa seperangkat barang-barang berbahaya dan mudah terbakar ketika memasuki bangunan gereja bersejarah di kawasan Manhattan di New York City.

Ia diringkus aparat keamanan, sesaat setelah keluar dari gereja dan kini polisi telah resmi menahannya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Barang-barang terlarang yang telah dibawa oleh pria yang identitasnya belum dirilis ini antara lain:

  • Dua buah jerigen berisi BBM.
  • Dua botol berisi gas cair.
  • Beberapa pemantik api berbahan gas cair.

Polisi bertindak preventif dengan meringkus tersangka tersebut, setelah pihak keamanan meningkatkan kewaspadaan penuh.

Tingkat waspada ini diberlakukan paska terjadinya insiden kebakaran yang meluluh lantakan atap dan “menara” Gereja Katedral Notre Dame de Paris hari Senin malam tanggal 15 April 2019 (atau Selasa tanggal 16 April waktu Indonesia).

Peristiwa penangkapan tersangka yang dicurigai ingin membakar Gereja Katedral St. Patrick di New York City ini terjadi, setelah aparat keamanan gereja mendeteksi sesuatu yang tidak semestinya harus terjadi di sebuah bangunan gereja. Yakni, pria tersebut baru saja dengan sengaja telah menggelontorkan cairan mudah terbakar tersebut di lantai gereja.

Pihak keamanan internal gereja segera mengontak polisi anti terror NYPD yang berdiri tidak jauh dari lokasi dan mereka berdua langsung meringkus tersangka.

Perwira polisi anti teror NYPD John Miller merilis pernyataan sebagai berikut.

“Keterangan awal yang disampaikan (tersangka) adalah bahwa dia ingin menyingkat jalan menuju ke Madison Avenue dengan sengaja melalui gereja. Ia ingin jalur singkat, karena mobilnya tengah mogok lantaran kehabisan bensin,” ungkap Miller.

“Tetapi pada kenyataannya, mobilnya dalam keadaan baik-baik saja. Tidak terjadi kehabisan BBM,” tambah Miller.

Sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa tersangka itu kini tengah didampingi tim kesehatan karena dianggap tengah mengalami gangguan kejiwaan. 

Gereja Katedral St. Patrick di Manhattan, New York City, berdiri sejak 200 tahun lalu dan milik Keuskupan Agung New York.

Sumber: ABC News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here