Lentera Keluarga – Keharusan Mewartakan Injil

0
347 views

Tahun  C-1 Adven I
Senin, 3 Desember 2018. PW St. Fransiskus Xaverius
Bacaan: 1 Kor 9:16-19.22-23; Mzm 117:1,2; Mrk 16:15-20

Renungan

“Pergilan ke seluruh dunia, beritakanlah Injil”. Mewartakan Injil adalah perintas, keharusan dan cara hidup murid-murid Yesus. Karena injil dan keberanan iman itu baik, indah dan benar serta menyelamatkan kita maka orang lain juga berhak untuk mengenalnya. Peeartaan injil ini mengandaikan kebebasan orang yang mendengarnya; mereka dapat percaya ataupun menolak. Namun percaya pada Injil tidak juga cukup, mereka juga harus dibaptis untuk mendapat anugerah keselamatan. Dan banyak orang dari awal gereja sampai sekarang yang telah menjadi penerus iman sehingga kita dapat mengenal Kristus. Kekristenan yang kita terima ini andalah perjuangan dan pengorbanan dari banyak orang dalam sejarah; Iman itu warisan yang tidak ternilai harganya.

Apakah pewartaaan injil ini kristenisasi? Jikalau kristenisasi itu dipahami dengan baik sebagai usaha untuk membawa orang mengenal Kristus itu benar; tetapi jikalau kristenisasi itu mendapat program untuk menggunakan cara-cara yang tidak benar untuk membuat dibaptis  itu justru benar.  Relasi iman dengan Tuhan itu bukan paksaan atau karena “iming-iming” walaupun motivasi iman itu juga dapat tumbuh dari bantuan yang diberikan.  Isyu ini tidak perlu membuat kita gentar atau ciut hati; karena yang kita wartakan ini keindahan dan kebaikan kebenaran Allah.  Kita bertanggungjawab terhadap saudara-saudara kita supaya mereka mengenal Kristus.

Pewartaan Injil itu sederhana. Yang dapat dilakukan semua orang dengan cara sederhana: sharing iman dan kesaksian hidup kristiani. Dan beberapa orang mendapat karunia khusus untuk menjadi pewarta, pengajar, religius, imam dll. Ada aneka metode dan cara; tetapi yang utama adalah kita sendiri harus mengenal Injil, menghidupiNya dan mendukung pewartaan itu dengan kesaksian hidup Injili.

Kontemplasi

Gambarkan bahwa perintah wasiat itu diberikan Tuhan Yesus kepada anda.

Refleksi

Apakah aku bangga sebagai orang Kristen? Apakah aku sudah berbagi iman dan hidup dengan saudaraku?

Doa

Ya Bapa, semoga semangat Paulus menjadi semangat kami dalam mewartakan Injil tanpa takut.

Perutusan

Banggalah jadi orang kristen dan beranilah berbagi kesaksian dan kebenaran iman setiap orang yang anda temui.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here