Mau Jadi Ibu dan Saudara Yesus?

0
1,846 views

Bagi keluarga-keluarga tertentu, tidak mengenakkan atau bahkan memalukan mempunyai anggota keluarga yang sakit jiwa atau tidak waras.  Oleh keluargaNya Yesuspun dianggap demikian.  Namun , tampaknya Ia tidak peduli dengan mereka.  Mereka mendatangi Yesus yang sedang mengajar dan hanya berdiri di luar.  Kepada Yesus disampaikan bahwa ibu dan saudara-saudara ada di luar dan ingin bertemu.

Namun, jawaban yang diberikan Yesus ada di luar dugaan, “Siapa ibuKu dan siapa saudara-saudaraKu? … Barang siapa melakukan kehendak Allah, dialah saudaraKu laki-laki, dialah saudaraKu perempuan, dialah ibuKu” (Mrk 3:33-34)

Dari peristiwa ini kita dapat mencatat pesan bahwa Yesus menunjuk mereka yang ada di sekelilingNya sebagai saudara-saudara dan ibuNya, yakni mereka yang mendengarkan Dia dengan seksama dan melaksanakan kehendakNya.  Mereka adalah ‘insiders’ (orang dalam).  Mereka inilah keluarga Yesus yang baru, yang membentuk relasi-relasi yang baru.  Keluarga yang baru ini melampaui ikatan-ikatan tradisional keluarga, suku, dan budaya.  Yang mengikat ialah relasi baru sebagai pelaksana Sabda dan kehendakNya serta iman sebagai penyerahan total kepada Yesus.

Tuhan Yesus Kristus, engkau menggabungkan aku dalam keluargaMu yang baru, Jadikanlah aku pelaksana Sabda dan kehendakMu. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here