Pelita Hati: 06.12.2019 – Disembuhkan karena Iman

0
377 views

Bacaan Matius 9:27-31 

Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.” Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

Sahabat pelita hati, 

ADA yang menarik dari kisah penyembuhan dua orang buta ini. Ketika Yesus masih di jalan dua orang buta ini berteriak-teriak mohon belas kasih Yesus. Semula Tuhan tak mempedulikan mereka, namun kedua orang itu tetap mengikuti Yesus hingga masuk ke sebuah rumah. Di sinilah Yesus kemudian memberi tanggapan pada mereka. Dan proses penyembuhan terjadi setelah orang buta tersebut mengungkapkan imannya secara personal sebagaimana tergambar dalam dialog ini: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” 

Sahabat terkasih,

Penyembuhan itu terjadi berkat iman kedua si buta. Penyembuhan itu terjadi dalam perjumpaan pribadi setelah orang mengungkapkan iman personalnya. Relasi personal dengan Tuhan menjadi kunci dan jawaban terhadap karya mujizat-Nya. Karenanya,  beriman itu bukan hanya ikut-ikutan tetapi sunggguh merupakan kehendak pribadi. Iman itu bersifat personal dan membutuhkan pertanggungjawaban pribadi. Apakah saya telah menghayati iman secara sungguh-sungguh? 

Sahabat terkasih, 

Setelah melakukan penyembuhan Yesus melarang mereka agar tidak menceritakan kepada siapa pun juga. Karya mujizat-Nya bukan untuk dipertontonkan dan dipamerkan  tetapi harus disyukuri dalam iman dan kita semakin percaya pada maha kasih dan kuasa-Nya.

Jika sudah jatuh cinta,
tak ada yang mampu menghalanginya.
Mujizat Tuhan sungguh nyata, 
bagi yang percaya dan setia kepada-Nya.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here