Pelita Hati: 27.04.2019 – Mewartakan Injil Tuhan

0
467 views

Bacaan Markus 16:9-15
Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. (Mrk 16:14-15)


Sahabat pelita hati,
KINI  kita merenungkan kisah Yesus yang menampakkan diri kepada kesebelas murid alias Thomas Didimus tak bergabung di dalamnya. Di setiap penampakan-Nya, Tuhan selalu menyampaikan pesan dan perintah kepada rasul-rasul-Nya. Kepada para murid Tuhan berkata, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”. Dahulu perintah ini tertuju kepada para rasul, kini perintah yang sama tertuju kepada kita. Dengan demikian, setiap pengikut Kristus, tanpa kecuali, memiliki tugas yang sama yaitu mewartakan “Injil” atau kabar gembira. Dengan baptis yang kita terima, apalagi diperlengkapi dengan sakramen krisma, kita diutus untuk mewartakan Injil kepada siapa pun, di mana pun dan kapan pun. Apakah setiap kali berjumpa dengan orang  kita harus bercerita tentang Tuhan? Tentu saja tidak. Pewartaan kita pertama-tama adalah melalui kesaksian hidup dan tindakan-tindakan kita. Seorang guru, karyawan atau yang bekerja di mana pun yang datang tepat pada waktunya serta pulang pada waktunya, sejatinya kita sedang mewartakan dan memberi kesaksian tentang tanggung jawab. Ketika kita terlibat dalam kegiatan masyarakat, RT/RW dan macam ragam kegiatan sosial kita pun juga sedang berwarta kabar gembira. Maka tugas mewartakan Injil bukanlah sesuatu yang berat dan rumit, sangat simple dan sederhana. Ketika kita hidup dalam kebaikan di situlah kita sedang mewartakan kabar gembira atau kabar kebaikan. 

Sahabat terkasih,
Marilah kita berusaha sekuat tenaga untuk mengusahakan hidup baik karena melalui cara hidup seperti itu sejatinya kita sedang mewartakan kebaikan Tuhan sendiri.

Ke Semarang membeli lumpia,
singgah Magelang jangan lupa gethuknya.
Pergilah ke seluruh dunia,
wartakanlah Injil dan kebenaran-Nya.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here